Grid.ID - Dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Padjadjaran (Unpad), Priguna Anugerah Pratama mendadak jadi sorotan. Pasalnya dokter berusia 31 tahun baru saja ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerkosaan.
Dilansir dari TribunJabar.id, korban pemerkosaan Priguna Anugerah adalah keluarga dari pasien Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Jawa Barat. Korban yang diketahui berinsial FH (21) saat itu memang sedang sedang menjaga ayahnya yang tengah dirawat dalam kondisi kritis.
Namun hal itu malah dijadikan kesempatan pelaku untuk memperdaya korban dengan dalih akan melakukan pemeriksaan kecocokan darah (crossmatch) untuk keperluan transfusi.
Usai berhasil membawa korban di salah satu gedung di rumah sakit itu, Priguna menyuntikkan cairan bening yang diduga mengandung obat bius. Alhasil korban FH sempat tak sadarkan diri.
Namun usai bangun, korban FH mulai merasakan kejanggalan usai merasakan sakit di bagian tangan dan area kemaluan. Korban lantas langsung menjalani visum.
PROFIL DOKTER ANESTASI PRIGUNA ANUGERAH PRATAMA
Priguna Anugerah Pratama merupakan seorang dokter residen yang lahir di Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat pada 14 Juli 1994.
Riwayat pendidikannya mencatatkan nama Universitas Kristen Maranatha sebagai tempat ia menyelesaikan studi kedokteran umum. Setelah itu, ia melanjutkan spesialisasi di bidang anestesiologi di Universitas Padjadjaran, Bandung.
Kasus ini menjadi sorotan luas, bukan hanya karena terjadi di lingkungan rumah sakit, tetapi juga lantaran status sosial pelaku. Priguna diketahui telah menikah dan berasal dari keluarga berada. Fakta bahwa sang istri juga berprofesi sebagai dokter semakin memicu reaksi keras dari publik.
Kemarahan netizen pun membuncah setelah identitas dan latar belakang pribadi pelaku menyebar secara masif di media sosial, khususnya di platform X (dulu Twitter).
PELAKU DIDUGA ALAMAI KELAINAN SEKSUAL