Grid.ID - Fakta ironis Indramayu yang dipimpin Lucky Hakim. Ternyata disebut sebagai kabupaten termiskin di Jawa Barat.
Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, belakangan ini menjadi pusat perhatian publik setelah Bupati Lucky Hakim diketahui berlibur ke Jepang di saat masyarakatnya tengah berjuang menghadapi kemacetan arus mudik Lebaran 2025.
Keputusan Lucky Hakim untuk melancong ke luar negeri saat momentum penting tersebut memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia bahkan mengancam akan melaporkan sang bupati kepada Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.
Tak hanya itu, Dedi juga mempertimbangkan menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara selama tiga bulan terhadap Lucky Hakim, mengacu pada ketentuan yang diatur dalam undang-undang. Di tengah ramainya pemberitaan soal keberangkatan Bupati Lucky Hakim ke Jepang, data mengenai kondisi sosial-ekonomi Kabupaten Indramayu pun kembali disorot, termasuk statusnya sebagai daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Barat.
Melansir dari Tribunnewsmaker.com, Kabupaten Indramayu terletak di bagian utara Jawa Barat dengan luas wilayah sekitar 2.090 kilometer persegi. Jumlah penduduknya pada 2024 diperkirakan mencapai 1,95 juta jiwa. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, pada tahun 2023, tingkat kemiskinan di Indramayu berada di angka 12,13 persen — tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Namun demikian, tren penurunan angka kemiskinan terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, angka kemiskinan tercatat sebesar 13,04 persen, kemudian turun menjadi 12,77 persen di tahun 2022, dan berlanjut menurun menjadi 12,13 persen di tahun 2023. Jika dilihat dari jumlahnya, penduduk miskin di Indramayu mencapai sekitar 214.700 jiwa pada 2023 dan sedikit berkurang menjadi 212.100 orang pada 2024.
Walaupun ada penurunan, angka tersebut masih menunjukkan bahwa Indramayu menghadapi tantangan serius dalam mengatasi kemiskinan.
Gambaran Umum Kabupaten Indramayu
Indramayu merupakan salah satu kabupaten di utara Jawa Barat yang dikenal sebagai lumbung padi nasional. Selain sektor pertanian, daerah ini juga memiliki potensi di bidang perikanan serta energi karena keberadaan kilang minyak milik Pertamina di Balongan. Kabupaten ini terdiri dari 31 kecamatan, 317 desa, dan 8 kelurahan. Meski kaya sumber daya, Indramayu masih bergulat dengan berbagai permasalahan sosial dan ekonomi.
Angka dan Fakta Kemiskinan
Data BPS Jawa Barat menunjukkan bahwa Indramayu mencatat tingkat kemiskinan tertinggi di provinsi ini:
| Source | : | Grid.ID,Tribunnewsmaker.com |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |