Laporan Wartawan Grid.ID, Hana Futari
Grid.ID - Keluarga Vadel Badjideh berencana mencabut laporan UU ITE yang sebelumnya dilayangkan Umar Badjideh terhadap Nikita Mirzani. Keluarga Vadel Badjideh berniat untuk mengajukan restorative justice atas kasus yang kini membuat sang dancer dipenjara.
Razman Arif Nasution pun mempersilakan apabila keluarga Vadel Badjideh ingin mencabut laporan terhadap Nikita Mirzani. Menurut Razman Arif Nasution hal itu merupakan hak dari ayah Vadel Badjideh.
“Jika ada keinginan dari keluarga Badjideh untuk mencabut laporan mereka terhadap saudari Nikita Mirzani itu hak pak Umar dan keluarga,” ujar Razman Arif Nasution ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Berbeda dari keluarga Badjideh, Razman Arif justru enggan mencabut laporannya terhadap Nikita Mirzani. Dia ingin kasus tersebut tetap berjalan meski kini Nikita Mirzani tengah dipenjara.
“Laporan saya terhadap Niki pencemaran nama baik dan kekerasan tidak akan saya cabut,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Umar Badjideh melaporkan Nikita Mirzani atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. Hal itu lantaran Nikita Mirzani kerap menghina keluarganya di sosial media.
Akan tetapi, baru-baru ini keluarga Vadel Badjideh ingin mencabut laporannya terhadap Nikita Mirzani. Mereka pun akan mengajukan restorative justice terkait kasus dugaan pencabulan terhadap Lolly, putri Nikita Mirzani yang berhasil memenjarakan Vadel Badjideh.
Ngamuk Saat Dilaporkan ke Polisi
Nikita Mirzani buka suara soal pernyataan ayah Vadel Badjideh. Nyai ngamuk usai dilaporkan ke polisi oleh Umar Badjideh sampai singgung soal fitnah. Sebelumnya, Umar Badjideh berharap Nikita Mirzani bisa mendapat efek jera atas perbuatannya telah mencemari nama baik keluarga.
Melansir dari Tribun Seleb, Laporan polisi terhadap Nikita Mirzani diharapkan dapat segera diproses oleh Polres Metro Jakarta Selatan, termasuk pemeriksaan terhadap orangtua LM dalam waktu dekat.
"Jadi kita kalau uler kepalanya kita potong dulu baru kacung-kacungnya kita sikat jadi manusia sampah ini saya maunya cepat dipanggil, diproses," ujar Umar Badjideh di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (3/2/2025).
| Penulis | : | Hana Futari |
| Editor | : | Okki Margaretha |