Laporan wartawan Grid.ID, Ulfa Lutfia
Grid.ID - Mudik sudah menjadi tradisi di momen Lebaran. Para perantau di kota besar biasanya akan menghabiskan libur lebaran dengan pulang ke rumah orang tua di kampung halaman.
Perjalanan mudik bisa dilakukan menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Tentunya keselamatan menjadi hal yang harus diperhatikan selama mudik Lebaran 2025.
Sederet persiapan harus dilakukan agar perjalanan mudik berjalan lancar. Sebelum berangkat mudik Lebaran 2025, jangan lupa untuk membaca doa agar selamat sampai tujuan.
Tentunya tujuan dari doa berangkat mudik lebaran ini untuk meminta perlindungan dan terhindar dari kesulitan selama menempuh perjalanan. Melansir TribunPontianak.id, umat Islam disunahkan untuk membaca doa sebelum melakukan perjalanan, termasuk saat mudik ke kampung halaman.
Sabda Rasulullah SAW menyebut bila doa dari orang yang sedang dalam perjalanan termasuk salah satu doa yang mustajab.
روينا في كتب أبي داود والترمذي وابن ماجه عن أبي هريرة رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ثلاث دعوات مستجابات لا شك فيهن دعوة المظلوم، ودعوة المسافر، ودعوة الوالد على ولده
“Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda: Ada tiga doa mustajabah yang tidak disangsikan lagi, yaitu doa orang teraniaya, doa orang dalam perjalanan, dan doa orang tua untuk anaknya,” (HR Abu Dawud, At-Tirmiżi, dan Ibnu Majah).
Berikut kumpulan doa mudik lebaran 2025 untuk meminta perlindungan selama perjalanan ke kampung halaman berdasarkan anjuran Nabi Muhammad SAW.
Doa Sebelum Menempuh Perjalanan Jauh
Sebelum berangkat menuju kampung halaman, dianjurkan membaca doa perjalanan jauh berikut ini.
"Allāhumma bika asta‘īnu, wa ‘alaika atawakkalu. Allāhumma dzallil lī u‘ūbata amrī, wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarī, warzuqnī minal khairi mim mā a lubu, wa rif ‘annī kulla yarr, rabbi -ra lī adrī wa yassir lī amrī"
Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Teh Hijau untuk Kesehatan, Ternyata Bisa Cegah Kanker dan Penuaan?
Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku memohon pertolongan dan kepada-Mu aku berpasrah. Ya Allah, ringankan kesulitan pada urusanku, mudahkanlah kendala perjalananku, karuniakanlah kebaikan bagiku melebihi apa yang kuminta, palingkanlah segala keburukan dariku. Tuhanku, lapangkanlah hatiku dan mudahkanlah urusanku.
Doa Mohon Perlindungan dari Hal Buruk
"Allahumma antas shaahibu fis safari wal khaliifata fil ahli, allahumma ashbahnaa bi nushhika waqbilnaa bi dzimmatin, allahumma azwilnal ardha wa hawwin 'alainas safara, allahumma inni a’uudzu bika min wa’tsaa-i wa ka-aabatil munqalabi."
Artinya: Ya Allah, Engkaulah pendampingku dalam bepergian dan pengurus keluarga. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari lelahnya perjalanan sedihnya pemandangan dan kepulangan buruknya dalam harta dan keluarga.
Doa Memohon Perlindungan Allah SWT
"Alhamdulillahil ladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqrinina wa inna ila rabbina lamunqalibun."
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menundukkan semua ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya hanya kepada Tuhan kami lah kami akan kembali.
Doa Dimudahkan dalam Perjalanan
“Allaahumma hawwin 'alainaa safaranaa hadzaa wathwi 'annaa bu'dahu allaahumma anta ashshoohibu fissafari walkholiifatu fil-ahl.”
Artinya: Ya Allah, mudahkanlah kami bepergian ini dan dekatkanlah kejauhannya. Ya Allah yang menemani dalam bepergian dan Engkau pula yang melindungi keluarga.
Baca Juga: 3 Ide Hampers Lebaran 2025 untuk Sanak Saudara dan Teman, Silaturahmi Jadi Lebih Berkesan
Doa Naik Kendaraan
“Subhaanalladzii sakkhara lanaa hadza wama kunna lahu muqriniin wa-inna ilaa rabbina lamunqalibuun.”
Artinya: Maha suci Allah yang telah menundukkan untuk kami (kendaraan) ini. Padahal sebelumnya kami tidak mampu untuk menguasainya, dan hanya kepada-Mu lah kami akan kembali.
Sekian penjelasan tentang bacaan doa mudik Lebaran 2025. Jangan lupa dilafalkan supaya perjalananmu ke kampung halaman dijauhkan dari hal buruk dan bisa berkumpul dengan keluarga tercinta!
(*)
| Source | : | nu.or.id,tribun palembang |
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |