Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum
Grid.ID - Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di bulan Ramadan, umat Islam merayakan Hari Raya Idulfitri. Namun, selepas Lebaran, ada satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan, yaitu puasa Syawal.
Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilaksanakan selama enam hari di bulan Syawal setelah Hari Raya Idulfitri. Meskipun hukumnya sunah, puasa ini memiliki banyak keutamaan yang membuatnya sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Berikut ini adalah 5 keutamaan puasa Syawal yang dirangkum Grid.ID dari berbagai sumber.
Pahala Seperti Puasa Setahun Penuh
Salah satu keutamaan besar puasa Syawal adalah pahala yang setara dengan puasa selama satu tahun. Artinya, hanya dengan menjalankan puasa selama enam hari, kita bisa mendapat pahala setara dengan puasa satu bulan.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan, kemudian diikuti enam hari pada bulan Syawal, maka pahalanya sama dengan puasa satu tahun." (HR. Muslim). Ini menunjukkan betapa besar ganjaran yang diberikan bagi umat Islam yang melaksanakan puasa Syawal.
Menyempurnakan Puasa Ramadan
Puasa Syawal juga menjadi kesempatan untuk menyempurnakan puasa Ramadan. Seperti halnya salat sunah rawatib yang dapat menyempurnakan salat wajib, puasa Syawal memiliki peran serupa untuk melengkapi kekurangan dalam ibadah puasa Ramadan.
Tanda Ibadah Ramadan Diterima
Puasa Syawal yang telah berhasil dikerjakan ternyata menyimpan makna tertentu. Rupanya, amalan ini merupakan tanda bahwa puasa Ramadan yang dilaksanakan telah diterima oleh Allah SWT.
Ibnu Rajab dalam kitabnya "Latho-if Al Ma’arif" menyebutkan bahwa orang yang melanjutkan amal baik, seperti melaksanakan puasa Syawal setelah Ramadan, menunjukkan bahwa amalannya diterima oleh Allah, karena Allah akan memudahkan hambanya untuk melakukan kebaikan-kebaikan lainnya.
| Source | : | Kompas.com,Kompas TV |
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Okki Margaretha |