Grid.ID - Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan dalam pola makan yang mempengaruhi sistem pencernaan dan keseimbangan energi. Tak jarang tubuh terasa lemas atau bahkan sembelit hingga berhari-hari.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi selama sahur dan berbuka puasa, salah satunya adalah memastikan konsumsi serat yang cukup. Apa Itu Serat?
Serat adalah bagian dari makanan yang tidak bisa dicerna oleh tubuh, namun memiliki banyak manfaat penting, terutama bagi sistem pencernaan. Terdapat dua jenis serat, yaitu:
1. Serat larut air, yang membantu mengurangi kadar kolesterol dan mengatur kadar gula darah.
2. Serat tidak larut air, yang membantu memperlancar pencernaan dan mencegah sembelit.
Mengapa Serat Penting Saat Puasa?
Saat puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam jangka waktu yang lama, yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Serat sangat penting untuk menjaga kelancaran proses pencernaan.
Serat tidak larut membantu meningkatkan volume feses dan mempercepat proses pencernaan, yang dapat mencegah sembelit, salah satu masalah pencernaan umum selama puasa.
Baca Juga: Tren Baju Lebaran 2025, 3 Rekomendasi Dress Katun Bolong yang Simpel dan Elegan
Menjaga Kesehatan Pencernaan
Mengonsumsi makanan yang kaya serat pada saat sahur juga dapat membantu Sobat Grid bisa merasa kenyang lebih lama. Serat bekerja dengan cara memperlambat proses pencernaan, sehingga Anda akan merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama.
Mengontrol Nafsu Makan
Hal ini sangat penting agar Anda tidak cepat merasa lapar sebelum waktunya berbuka puasa. Makanan tinggi serat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian, adalah pilihan yang sangat baik untuk sahur.
Mengatur Kadar Gula Darah
Selama berpuasa, kadar gula darah bisa mengalami fluktuasi yang signifikan, terutama saat berpuasa seharian penuh. Serat larut membantu mengatur kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.
| Penulis | : | Winda Lola Pramuditta |
| Editor | : | Winda Lola Pramuditta |