Laporan Wartawan Grid.ID, Ines Noviadzani
Grid.ID - Kisah inspiratif datang dari seorang anggota polisi bernama Bripka Joko Hadi Aprianto.
Ia merupakan seorang anggota Polri di Samarinda, Kalimantan Timur.
Ketulusan hatinya menjadi sorotan usai ia mengabdikan diri sebagai penggali kubur gratis bagi warga kurang mampu selama bertahun-tahun.
Dilansir dari Kompas.com, perjalanan panjang pengabdiannya itu ternyata telah dimulai sejak masa remaja.
Saat itu kondisi ekonominya yang sulit mendorong Bripka Joko untuk mencari penghasilan tambahan, salah satunya sebagai penggali kubur sejak kelas 2 SMP.
Sebelumnya, saat kelas 3 SD ia bahkan membantu keluarganya dengan berjualan kue keliling dan menjual kayu bakar.
"Ayah saya seroang polisi tamtama dengan haji kecil, harus menghidupi delapan anak. Tapi satu saudara saya meninggal, jadi kami tujuh bersaudara. Sebagai anak keempat, saya merasa harus membantu keluarga," ungkapnya.
"Gaji polisi saat itu tidak cukup, jadi saya cari penghasilan sendiri. Mulai dari jual kue, kayu bakar, sampai akhirnya jadi penggali kubur," kenang Bripka Joko.
Hingga pada tahun 2005, ayahnya menyarankan agar ia mendaftar sebagai anggota Polri.
Setelah diterima dan menyelesaikan pendidikan, ia kembali bertugas di Samarinda.
| Source | : | Surya.co.id,Kompas.com |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |