Grid.ID – Berpuasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam yang sudah memenuhi syarat.

Syarat sahnya puasa Ramadan meliputi beragama Islam, baligh, mampu, berakal dan suci.

Pasa Ramadan dimulai dari fajar sampai tenggelamnya matahari yang rata-rata sekitar 14-16 jam setiap harinya.

Bagi yang berpuasa Ramadan tidak hanya dilarang untuk makan dan minum, melainkan menahan hawa nafsu.

Tantangan lainnya adalah ketika berpuasa, aktifitas sehari-hari tetap dijalankan, seperti bekerja.

Lalu, bagaimana hukumnya orang yang memilih untuk tak berpuasa lantaran menjalani pekerjaan yang berat?

Buya Yahya, seorang alim ulama kelahiran Blitar sempat membeberkan cerita soal tukang becak yang ia temui.

Ia mengaku sengaja ingin membantu ‘perekonomian’ sang tukang becak di bulan Ramadan, dengan cara menaiki becaknya.

Buya Yahya bercerita, jika ia sengaja memilih penarik becak yang usianya sudah lanjut, ada empati di sana karena tetap bekerja keras di bulan Ramadan.

Singkat cerita, ketika jalan mulai menanjak, Buya Yahya mengaku tak tega, dan memilih turun untuk menggantikan si bapak untuk mengayuh becaknya.

Belakangan diketahui, si pak tua pengayuh becak ternyata memilih untuk tak berpuasa, karena tak kuat karena tetap harus bekerja.

Baca Juga: Rentan Dehidrasi, Ini 3 Waktu Terbaik untuk Olahraga di Bulan Ramadan

Halaman Selanjutnya

Source : YouTube Buya Yahya
Penulis : Okki Margaretha
Editor : Okki Margaretha

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna