Grid.ID – Sungai adalah salah satu penunjang kehidupan manusia. Selain sebagai sumber kehidupan, sungai juga memiliki banyak fungsi. Contohnya, Kanal Mookervart yang berlokasi di Daan Mogot, Kota Tangerang.
Kanal yang sudah dibangun sejak abad ke-16 tersebut merupakan salah satu inovasi peninggalan zaman kolonial untuk mengatur debit Kali Cisadane dan Angke untuk mencegah banjir.
Oleh karena itu, dalam rangka menyambut Hari Peduli Sampah Nasional, #SayaPilihBumi berkolaborasi dengan PT Multi Bintang Indonesia Tbk. (MBI) berinisiatif menggelar aksi River Clean Up pada Sabtu (15/2/2025) di kanal tersebut. Aksi ini juga melibatkan National Geographic Indonesia dan komunitas River Defender.
Sebelum dibersihkan, Kanal Mookervart memiliki kondisi yang kurang ideal. Airnya keruh dan tampak kehitaman. Penumpukkan sampah juga membuat kanal tersebut tidak dapat menjalankan fungsinya secara optimal.
Baca Juga: Dua Pekan Tinggal di Karuing, Kawasan Hutan Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah
Hal tersebut turut menjadi perhatian bagi MBI yang pabriknya beroperasi di tepi kanal Mookervaart. Aksi River Clean Up pun menjadi upaya kontribusi MBI untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan, terutama di area sekitar operasional.
Sebagai informasi, River Clean Up diikuti oleh kurang lebih 60 peserta yang terdiri dari sahabat-sahabat Saya Pilih Bumi, perwakilan karyawan MBI, serta peserta yang berasal dari berbagai komunitas, di antaranya adalah Sipaling Lingkungan, Green Genius, dan Operasi Semut.
Kegiatan tersebut pun berhasil mengumpulkan 2,4 ton atau setara 172 karung sampah. Dari jumlah tersebut, sebagian besar merupakan sampah residu yang tidak dapat didaur ulang, seperti tekstil, plastik kemasan, kantong plastik, dan bumper mobil, dengan berat mencapai 1,8 ton atau 170 karung.
Selain itu, ditemukan pula botol plastik PET yang masih bisa didaur ulang seberat 34,4 kilogram dalam 2 karung, serta limbah B3 berupa kaca dan beling dengan total 1 kilogram. Sampah berupa karet dan ban bekas juga menyumbang jumlah yang cukup besar, yakni 630,5 kilogram.
Sayangnya, banyak dari sampah yang terkumpul dalam kondisi basah dan tercampur dengan limbah lain, termasuk plastik yang seharusnya dapat didaur ulang tetapi terlalu kotor sehingga tidak memungkinkan untuk diproses kembali.
Baca Juga: Rayakan 18 Tahun Berkarier di Dunia Hiburan, Cinta Laura Pungut Sampah Bareng Fans
Ajak berbagai pihak jaga kebersihan sungai
| Penulis | : | Yussy Maulia |
| Editor | : | Sheila Respati |