Grid.ID - Kelompok usia anak dan remaja menjadi fokus yang harus diperhatikan dalam penanganan isu kesehatan jiwa.

Selain kelompok usia itu, usia rentan terdampak masalah kesehatan jiwa adalah ibu dan bayi pada 1000 hari pertama kehidupan serta para pekerja usia
produktif.

Niat bunuh diri di kalangan anak muda sudah masuk ke kategori clinically important.

Kategori itu mengarah pada angka toleransi seriously considered suicide.

Baca Juga: Ayu Ting Ting Tak Gengsi Jajan Pinggir Jalan dan Panggil Pedagang Ini Biar Masuk Vlog, Aksi sang Biduan Auto Banjir Pujian

Indikasi ini diinterpretasikan perlunya intervensi penanganan masalah kesehatan jiwa lebih dari business as usual.

Demikian yang dikatakan Dekan Fisip UI, Semiarto Aji Purwanto ketika menyampaikan materi dalam diskusi ‘Saatnya Bicara Kesehatan Jiwa’ dalam rangka deklarasi Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa.

Diskusi dan deklarasi itu dilakukan di Jakarta, Selasa (14/11) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan 11, Jakarta Pusat.

Deklarasi Kaukus Masyarakat Peduli Kesehatan Jiwa dihadiri Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi.

Baca Juga: Cinta Laura Ajarkan Masyarakat untuk Peduli pada Isu Lingkungan: Aku Pilih Nggak Minum daripada Pakai Botol Plastik

Pendirian Kaukus Masyarakat
Peduli Kesehatan Jiwa didasari urgensi masalah kesehatan jiwa yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Dalam deklarasinya disebutkan, Kaukus ini merupakan gerakan bersama berbasis komunitas yang akan melakukan kegiatan riset, edukasi, advokasi, aksi pencegahan dan mitigasi karena tidak ada kesehatan fisik tanpa kesehatan jiwa.

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Penulis : Dianita Anggraeni
Editor : Dianita Anggraeni

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia