Grid.ID - Serangan udara Israel terhadap Irak sekitar 40 tahun silam dianggap begitu spektakuler.

Strategi yang mereka terapkan membuat negara yang kala itu dipimpin Saddam Husein mati kutu tak bisa berkutik.

Peristiwa itu terjadi pada 7 Juni 1981 siang.

Dimulai dengan 24 pesawat tempur dari Angkatan Udara Israel yang terdiri atas F-15 dan F-16 yang telah dimodifikasi lepas landas dari pangkalan Beersheba untuk terbang nonstop menuju Irak.

Baca Juga: Anggota Polisinya Tembak Mati Warga Palestina, Israel Harus Rela Lepas 'Wajah Angkuhnya' untuk Meminta Maaf, Ternyata Kondisi Korban Jadi Alasannya

Formasi terbang dua lusin pesawat tempur bersandi Operasi Babilon (Operation Babylon) itu merupakan manuver “intelijen” karena semua pesawat tempur terbang rapat di atas Boeing 707 Israel.

Jika dilihat dari bawah, maka yang tampak adalah badan Boeing 707, pesawat komersial yang biasa lewat di jalur penerbangan resmi.

Tapi sesungguhnya Boeing 707 itu merupakan pesawat tanker raksasa yang berfungsi untuk air refueling bagi semua jet tempur Israel ketika penerbangannya mulai mencapai separuh wilayah Irak.

Selain dikamuflase oleh Boeing 707, armada jet tempur Israel juga dibantu oleh pesawat yang dioperasikan untuk perang elektronika (electronic warfare & communications).

HALAMAN SELANJUTNYA>>>

Penulis : Intisari Online
Editor : Intisari Online

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#meninggal dunia

#Bandung

#Indonesia

#Aurel Hermansyah