Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

Grid.ID - Warga Dusun Sewakul, Bandarjo, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, menolak pemakaman seorang perawat korban corona atau Covid-19 di daerahnya.

Hal ini pun membuat ketua RT setempat, Purbo, sedih hingga sempat menangis.

Namun, tak banyak yang bisa dilakukan Purbo saat itu.

Baca Juga: Sedia Payung Sebelum Hujan, Kota Ini Sengaja Gali 600 Liang Lahat Walaupun Belum Ada Satupun Kematian Akibat Virus Corona, Tujuannya Hanya untuk Membuat Warganya Takut Keluar Rumah

Sebab, penolakan ini merupakan aspirasi seluruh warganya.

Apalagi sebagai ketua RT, Purbo mempunyai tanggung jawab moral kepada warganya.

"Karena saya ketua RT, maka saya punya tanggung jawab moral untuk warga di RT saya," jelasnya, seperti yang dikutip Grid.ID dari TribunJateng.com.

Baca Juga: Dituduh Ciptakan Virus Corona, Inilah Foto Langka Aktivitas Laboratorium Misterius di Wuhan yang Konon Menyimpan 1.500 Virus Paling Mematikan di Dunia

Meski tak sampai hati, akhirnya Purbo meneruskan aspirasi warganya itu kepada petugas pemakaman TPU Sewakul.

"Mereka kepanikan, karena banyak mobil. Saya sudah tidak masalah, tetapi warga punya pendapat mereka sendiri," kata Purbo lebih lanjut.

Minta maaf

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribun Jateng
Penulis : Arif Budhi Suryanto
Editor : Deshinta Nindya A

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Pajak

#teuku ryan

#meninggal dunia

#pernikahan

#Indonesia

#harimau

#Denada

#warga

#Wardatina Mawa