Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

Grid.ID - Pernyataan seorang sutradara di India bernama Daniel Shravan mencengangkan publik.

Bagaimana tidak, dalam pernyataannya ia menyebut kalau pemerintah harus melegalkan pemerkosaan selama korbannya tidak dibunuh.

"Pemerintah harus melegalkan pemerkosaan selama tidak ada tindak kekerasan (tidak membunuh korban)," kata Daniel.

Baca Juga: Raih Penghargaan Aktris Pendukung Wanita Terbaik FFI 2019, Cut Mini: Saya Cuma Berharap Tak Mengecewakan Sutradara dan Produser

Tak hanya itu, Daniel juga menyebut kalau setiap gadis yang berumur lebih dari 18 tahun harus paham tentang seks dan selalu membawa kondom untuk berjaga-jaga.

Daniel menyebut, ketika nafsu laki-laki sudah terpenuhi maka mereka tidak akan berlaku kasar atau bahkan membunuh wanita.

"Terlebih untuk para gadis di India (yang berumur 18 tahun ke atas), mereka harus sadar tentang seks. Logikanya ketika nafsu laki-laki terpenuhi maka mereka tidak akan membunuh perempuan," katanya.

Sontak pernyataan Daniel dikecam oleh berbagai pihak ketika banyak dari masyarakat sedang memperjuangkan kesetaraan gender di India.

Baca Juga: Tolak Dicium Saat Masih Pacaran, Inul Daratista Ungkap Perlakuan Adam Suseno yang Membuatnya Tak Bisa Tidur

Baginya, pemerkosaan sendiri bukan lah kejahatan.

Sedangkan pemerkosaan yang disertai dengan pembunuhan barulah bisa disebut dengan kejahatan.

Halaman Selanjutnya

Source : dailymail.co
Penulis : Arif Budhi Suryanto
Editor : Nurul Nareswari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Pajak

#teuku ryan

#meninggal dunia

#pernikahan

#Indonesia

#harimau

#Denada

#warga

#Wardatina Mawa