Grid.ID – Indonesia terkenal dengan berbagai suku dan budaya, maka tak heran jika Indonesia juga memiliki beragam tradisi yang sudah melekat dari jaman nenek moyang.

Termasuk tradisi jelang Hari Raya Idul Fitri yang berbeda-beda.

Biasanya masyarakat Jawa akan menyambut hari ke-21 bulan Ramadan dengan malam likuran.

Tapi warga Demak punya cara tersendiri untuk menyambut hari tersebut.

Baca Juga: Hilangkan Jerawat Sebelum Hari Raya dengan 4 Minuman Berikut, Ampuh Banget!

Kota Wali di Jawa Tengah yang pernah menjadi pusat peradaban Islam pada awal masa penyebarannya ini menyimpan tradisi Weh Huweh yang tak lekang digerus zaman.

Tradisi yang juga disebut Weh wehan ini merupakan tradisi bertukar makanan yang disajikan di depan rumah masing-masing.

Momen Weh Huweh biasa digelar lepas shalat maghrib hingga menjelang isya.

Makanan yang ditukarkan sesuai dengan ciri khas keluarga masing-masing.

 Warga Domenggalan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, saling berbagi dan bertukar makanan dalam tradisi Weh Huweh menyambut hari ke-21 Bulan Ramadhan, Sabtu (25/5/2019)
KOMPAS.com/ARI WIDODO
Warga Domenggalan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, saling berbagi dan bertukar makanan dalam tradisi Weh Huweh menyambut hari ke-21 Bulan Ramadhan, Sabtu (25/5/2019)

Baca Juga: Bikin Lebih Percaya Diri, ini 3 Pesan yang Bisa Dipetik Setelah Nonton Film Aladdin!

Tradisi Weh Huweh berpusat di sepanjang Jalan Sampangan hingga Domenggalan, Kelurahan Bintoro, Demak.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com
Penulis : None
Editor : Ngesti Sekar Dewi

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#Nathalie Holscher

#imlek

#Bandung

#ngawi

#Okie Agustina

#Indonesia

#meninggal dunia