Grid.ID - Weekend ini (29-30/6/2018), akan diselenggarakan acara tahunan di Gunung Bromo.
Masyarakan asli Gunung Bromo, yakni Suku Tengger bakal menyelenggarakan Yadnya Kasada.
Suku Tengger yang memeluk agama Hindu, melangsungkan Yadnya Kasada sebagai wujud syukur pada Sang Hyang Widhi.
Upacara adat ini digelar di Pura Luhur Poten, tepat di kaki Gunung Bromo, pada tengah malam hingga dini hari.
Tujuan dari upacara adat suku Tengger ini, untuk mengangkat dukun atau tabib yang ada di setiap desa di sekitar Gunung Bromo.
(BACA JUGA : Sering Migrain? yuk Hindari 7 Hal Berikut yang Jarang Orang Ketahui)
Peran dukun atau tabib badi suku Tengger sangat kuat karena dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan masalah yang dialami oleh masyarakatnya.
Tabib ini dapat melafalkan mantra-mantra kuno Hindu.
Dalam upacara yan bertepatan dengan bulan purnama (hari ke-14 bulan Kasada), Suku Tengger akan melakukan ritual persembahan.
Mereka akan melarung sesaji yang bisa berupa sayur mayur, buah-buahan, hewan ternak, hingga uang.
Teknis melarungnya cukup unik, jadi Suku Tengger membawa sesajinya naik sampai bibir Gunung Bromo.
(BACA JUGA : Yosi Project Pop Pimpin Latihan Dance untuk Persiapan Asian Games 2018)
| Penulis | : | Octa Saputra |
| Editor | : | Octa Saputra |