Grid.ID - Menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas jual beli hewan kurban mulai meningkat di berbagai wilayah. Pasar hewan hingga peternakan ramai dikunjungi masyarakat yang berburu kambing, domba, sapi, hingga kerbau untuk kebutuhan ibadah tahunan ini.

Namun, memilih hewan kurban tidak bisa dilakukan secara asal. Lebih dari sekadar mempertimbangkan harga atau ukuran, ada aspek penting lain yang wajib diperhatikan, mulai dari syarat syariat, kondisi kesehatan, hingga etika berkurban itu sendiri.

Dalam kajian fikih, kualitas hewan kurban berpengaruh pada kesempurnaan ibadah. Karena itu, proses pemilihannya sebaiknya dilakukan dengan cermat dan tidak terburu-buru.

Secara umum, Islam telah menetapkan bahwa hewan kurban harus berasal dari jenis ternak tertentu seperti kambing, domba, sapi, kerbau, atau unta. Ketentuan ini ditegaskan dalam berbagai literatur klasik yang menjelaskan bahwa kurban merupakan bentuk ibadah yang menuntut kesiapan dan kualitas terbaik sesuai kemampuan.

Agar tidak salah pilih, berikut empat hal utama yang perlu diperhatikan:

1. Pastikan Usia Hewan Sudah Memenuhi Syarat

Usia hewan menjadi salah satu kriteria utama dalam menentukan sah atau tidaknya kurban. Setiap jenis hewan memiliki batas minimal usia yang berbeda.

Sapi atau kerbau: minimal 2 tahun
Kambing: minimal 1 tahun
Domba: boleh kurang dari 1 tahun jika sudah tampak dewasa secara fisik

Cara praktis yang sering digunakan adalah dengan memeriksa gigi. Jika gigi susu bagian depan sudah tanggal, biasanya hewan tersebut telah cukup umur untuk dikurbankan.

2. Perhatikan Ciri Fisik Hewan yang Sehat

Kondisi kesehatan hewan dapat dilihat dari tanda-tanda fisiknya. Beberapa indikator sederhana yang bisa diperhatikan antara lain:

Baca Juga: Jelang Hari Raya Idul Adha, Begini Aturan Pembagian Daging Kurban yang Sesuai dengan Syariat

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribunnews.com
Penulis : Siti M
Editor : Siti M

Tag Popular

#berita artis hari ini

#dedi mulyadi

#Denada

#hidung

#katolik

#meninggal dunia

#syifa hadju

#viral

#Indonesia

#kesha ratuliu