Grid.ID - Dinda Hauw secara resmi memperkenalkan diri sebagai produser dalam proyek film terbaru berjudul Kupeluk Kamu Selamanya. Langkah ini menjadi tonggak baru bagi istri Rey Mbayang tersebut yang selama ini lebih dikenal lewat kepiawaian aktingnya di berbagai judul film dan sinetron.

Dinda Hauw mengungkapkan bahwa keputusannya menjadi produser bukan terjadi begitu saja. Ada proses perenungan panjang mengenai kontribusi apa yang ingin ia berikan bagi industri film.

"Ini bukan keputusan yang tiba-tiba untuk aku ikutan gabung di sini. Di perjalanan aku sebagai aktris, ada satu titik di mana aku ngerasa bukan cuma pengen main di cerita apa, tapi aku pengen cerita apa ya yang bisa aku hadirkan ke teman-teman semuanya," kata Dinda Hauw melalui sambungan video saat jumpa pers di kawasan Jombang, Tangerang, Selatan, Rabu (1/4/2026).

Ia juga menyebutkan bahwa keterlibatannya tak lepas dari ajakan dan bimbingan nama-nama besar di industri ini, seperti Angga Dwimas Sasongko dari Visinema, Sean Gelael, hingga Pritagita Arianegara.

"Ternyata jadi produser tuh bisa menyampaikan perasaan rasa cinta aku ke dunia film dengan cara yang berbeda. Aku jadi bisa pilih-pilih cerita yang lebih bermakna, yang mungkin bisa mewakili perasaan aku pribadi ataupun orang lain," tambahnya.

Adapun Film Kupeluk Kamu Selamanya memiliki tempat spesial di hati Dinda. Menurutnya, karakter utama bernama Naya dalam film ini sangat merepresentasikan perjuangan perempuan di luar sana.

"Sosok Naya itu bisa banget mewakili perasaan aku dan perempuan lain di luar sana. Aku ngerasa cerita ini harus banget ada, dan aku pengen banget menjadi bagian dalam perjalanan pembuatannya," ungkap ibu dua anak ini.

Bukan hanya bagi Dinda Hauw, film ini juga memberikan tantangan besar bagi para aktornya. Hana Malasan yang didapuk memerankan Naya mengaku harus mengeksplorasi emosi yang sangat dalam.

"Kalau di (film) drama, pastinya lebih ke layer-layer yang lebih dalam. Mainnya itu lebih di dalam, terutama untuk karakter Naya," ujar Hana Malasan dalam kesempatan yang sama.

Sementara itu, Ibnu Jamil memerankan karakter Bagaskara, seorang bapak dengan konflik batin yang rumit. Ia harus menyeimbangkan perannya sebagai suami dari istri baru, namun memiliki urusan yang belum usai dengan anaknya dari masa lalu.

"Layer-nya cukup menantang. Gimana caranya Bagaskara ini tegas tapi tidak boleh jahat, tapi juga bukan sesuatu yang baik untuk ditiru juga. Itu layer yang agak sedikit sulit," kata Ibnu Jamil.

Baca Juga: Rey Mbayang Jadi Youtuber Slengean di Film Bidadari Surga, Dinda Hauw Akui Sempat Geli

Halaman Selanjutnya

Penulis : Devi Agustiana
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral