Grid.ID – Euforia merayakan Lebaran di kampung halaman sebentar lagi akan berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Agar perjalanan pulang tidak menjadi beban, persiapan matang untuk arus balik Lebaran 2026 sangatlah krusial.
Berdasarkan prediksi, puncak arus balik Lebaran 2026 akan terbagi dalam dua gelombang besar. Gelombang pertama diperkirakan jatuh pada 24 Maret 2026, sementara gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.
Berikut adalah beberapa hal esensial yang wajib disiapkan sebelum tancap gas kembali ke perantauan:
1. Pastikan Kondisi Kendaraan dalam Performa Terbaik
Langkah pertama yang tidak boleh ditawar adalah melakukan pengecekan menyeluruh pada kendaraan. Pemilik bengkel Spesialis Ford Trucuk Klaten, Imun, menekankan pentingnya memeriksa komponen vital seperti oli mesin, air radiator, sistem pengereman, aki, hingga kondisi tekanan ban. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko gangguan teknis yang bisa menghambat perjalanan.
“Jika perlu, lakukan servis ringan agar mengurangi risiko mogok di jalan, persiapan hampir sama dengan perjalanan umum lainnya,” kata Imun.
2. Kelengkapan Dokumen dan Saldo E-Toll yang Memadai
Selain mesin yang sehat, "kesehatan" dompet elektronik juga harus diperhatikan. Pastikan SIM dan STNK masih berlaku dan mudah dijangkau.
Jangan lupa untuk mengisi saldo kartu tol elektronik (e-toll) dengan nominal yang cukup untuk perjalanan jauh. Antrean di gerbang tol akibat saldo tidak mencukupi sering kali menjadi pemicu kemacetan panjang.
“Setidaknya saldo e-toll cukup untuk sekali rute perjalanan atau ada kelebihan sedikit, daripada mepet berisiko kurang di tengah perjalanan,” tambah Imun.
3. Pantau Navigasi dan Isi Bahan Bakar Secara Penuh
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Ayu Wulansari K |