Grid.ID – Suasana duka menyelimuti keluarga besar mendiang seniman legendaris Betawi, Mpok Nori. Dewhinta Anggary (Anggi), yang merupakan cucu dari almarhumah, ditemukan tewas mengenaskan di rumah kontrakannya di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3/2026).
Penemuan jasad Anggi bermula dari kecurigaan keluarga di hari Lebaran. Kakak korban, Diah (40), menceritakan detik-detik mencekam saat pihak keluarga menyadari ada yang tidak beres dengan kondisi sang adik.
Kecurigaan di Hari Lebaran
Diah mengungkapkan bahwa kecurigaan muncul ketika Anggi tidak bisa dihubungi. Padahal, pada hari Sabtu (21/3/2026), almarhumah dijadwalkan mengurus katering untuk acara open house.
"Dari jam 3 sore itu katanya dia enggak bisa dihubungin. Akhirnya karena adik saya yang nomor tiga kerja di Tanah Kembang, dia telepon nanya kok Anggi belum sampai-sampai?" ujar Diah saat diwawancara di rumahnya, Minggu (22/3/2026).
"Akhirnya karena rumah saya paling dekat, saya diminta tolong buat cek ke kontrakannya," lanjut Diah.
Saat tiba di depan kontrakan, kondisi rumah tampak sepi. Namun, ada satu hal yang mengganjal pikiran keluarga, yakni kondisi gagang pintu yang terkunci rapat.
"Pas dicek, gagang pintu ini kayak dikunci. Kita kirain sudah berangkat, tapi ternyata dibilang belum sampai (di tempat kerja). Biasanya kalau dia ada di rumah, sandal pun ada di depan," lanjutnya.
Mengintip dari Jendela Gelap
Karena pintu terkunci, Diah mencoba melihat situasi ke dalam rumah melalui jendela yang sedikit terbuka. Di tengah ruangan yang gelap tanpa lampu, sang Ibu melihat siluet seseorang yang tergeletak di lantai.
"Terus dilihat dari jendela, posisinya lampu gelap. Dia cuma melihat ada yang bergeletak di ubin gitu," terang Diah.
Baca Juga: Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh Mantan Suami, Pelaku Ternyata WN Iran yang Dikenal Korban di Malaysia
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Nesiana |