Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi minta penyapu uang koin tidak beroperasi saat arus mudik mendadak jadi sorotan. Gubernur Jawa Barat itu bahkan sampai turun langsung ke Jalur Pantura.

Tepatnya yakni di kawasan Sewoharjo, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang. Di sana, Dedi Mulyadi bertemu dengan para penyapu uang koin.

Terlihat sejumlah warga termasuk anak-anak ikut melakukan aktivitas menyapu koin dari pengguna jalan yang mudik. Sontak saja aktivitas tersebut dinilai berbahaya.

Pasalnya aktivitas itu tepat dilakukan di badan jalan dan berpotensi menganggu kelancaran arus mudik. Alhasil, Dedi Mulyadi langsung mengumpulkan para penyapu koin di Kantor Desa Karanganyar, Kecamatan Pusakajaya.

Pada momen itu, Dedi Mulyadi minta warga penyapu koin untuk menghentikan aktivitas. Dan sebagai bentuk solusinya, Dedi menawarkan kompensasi.

Yakni akan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu per hari atau total Rp 600 ribu selama 12 hari. Namun dengan syarat warga terdata dan menyertakan identitas kependudukan.

"Saya minta mulai hari ini sampai tanggal 28, tidak ada lagi yang menyapu koin di sini. Nanti didata oleh kepala desa, sore ini saya berikan uangnya," beber Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Minggu (22/3/2026).

Dedi juga menyoroti bahaya karena melibatkan anak-anak yang ikut turun ke jalan raya.

"Bahaya, apalagi anak kecil dibawa ke jalan. Lebih baik di rumah saja," imbuh Dedi Mulyadi.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama tim gabungan juga melakukan penertiban di lokasi.

Kapolsek Pusakanagara, Jusdi Jachlan, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan berbagai alat yang digunakan oleh penyapu koin.

Baca Juga: Dengar Andrie Yunus Diteror Penyiraman Air Keras, Dedi Mulyadi Mengutuk Tak Mau Terjadi di Jabar: Membuat Cacat!

Halaman Selanjutnya

Source : TribunJabar.id,KOMPAS.com
Penulis : Siti M
Editor : Siti M

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#Indonesia

#meninggal dunia

#anak

#pegawai

#viral

#air keras