Grid.ID – Menjelang penghujung Ramadan, perhatian masyarakat Indonesia kini tertuju pada pengumuman resmi mengenai jatuhnya Hari Raya Idul Fitri. Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menetapkan awal bulan Syawal melalui mekanisme Sidang Isbat.

Kepastian tanggal Lebaran ini menjadi rujukan krusial bagi warga dalam menyusun rencana. Termasuk dalam persiapan pelaksanaan salat Id berjamaah.

Berdasarkan informasi resmi dari akun Instagram Kementerian Agama, Sidang Isbat penentuan 1 Syawal 1447 H dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026, hari ini. Tanggal tersebut bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah, yang merupakan waktu krusial untuk melakukan pengamatan hilal (bulan baru). Kegiatan ini akan dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Proses penetapan awal Syawal tidak dilakukan secara tertutup semata, melainkan melalui serangkaian tahapan yang sistematis:

- Seminar Posisi Hilal (16.30 WIB): Terbuka untuk umum, sesi ini memaparkan data hisab atau perhitungan astronomi mengenai posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia.

- Sidang Tertutup (Setelah Maghrib): Para ahli, pakar astronomi, dan perwakilan ormas Islam akan memverifikasi hasil rukyatul hilal (pengamatan lapangan) yang dilakukan di berbagai titik pemantauan dari Aceh hingga Papua.

- Konferensi Pers (Sekitar 19.25 WIB): Menteri Agama akan mengumumkan secara resmi hasil sidang kepada publik melalui siaran langsung media massa.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menegaskan integritas dalam proses pengambilan keputusan ini.

"Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik," ujarnya.

Mengacu pada ketentuan terbaru yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), penetapan bulan baru hijriah di Indonesia kini menggunakan kriteria imkanur rukyat. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta lembaga astronomi lainnya, hilal dianggap sah jika telah mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Jika kriteria ini belum terpenuhi pada tanggal 29 Ramadan, maka bulan Ramadan akan digenapkan menjadi 30 hari (istikmal).

Baca Juga: Jadwal dan Link Live Streaming Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri 2026

Halaman Selanjutnya

Penulis : Devi Agustiana
Editor : Ayu Wulansari K

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#Indonesia

#meninggal dunia

#anak

#pegawai

#viral

#air keras