Grid.ID - Masa lalu bintang sinetron Jinny Oh Jinny, Ivan Ray, di dunia narkoba bukan hanya soal kecanduan, tapi juga penuh bahaya yang mengancam nyawanya. Hal itu ia ceritakan dalam podcast di Youtube Indra L. Bruggman.
Salah satu kejadian paling menegangkan terjadi di sebuah rumah kosong di Tebet, Jakarta Selatan. Saat itu, Ivan sedang kehabisan barang dan nekat memakai sisa sabu cair agar tidak sakau. Tiba-tiba, polisi datang menggerebek.
Dalam keadaan panik, temannya lari ke depan dan tertangkap. Ivan memilih kabur lewat pintu belakang menuju lahan kosong yang dipenuhi seng dan kayu rapuh. Namun saat mencoba melompat ke rumah sebelah, kakinya tertusuk paku.
"Gue naik mau ke rumah sebelah, ada paku! Pas gue gerak, paku itu nancap di kaki. Gue jatuh dan langsung ketutupan seng," kenang Ivan dengan nada tegang.
Meski kesakitan, Ivan hanya bisa diam bersembunyi. Dari balik seng, ia melihat senter polisi menyisir area sambil mencarinya. Selama sekitar satu jam, ia bertahan di tengah hujan sambil berdoa.
"Di situ pikiran gue cuma, 'Ya Allah tolong gue, gue udah nggak pengen kayak gini lagi.' Ingat nyokap, ingat semuanya," cerita Ivan.
Setelah situasi dirasa aman, ia merangkak pelan ke rumah tetangga untuk menyelamatkan diri. Namun, kejadian buruk tidak berhenti di situ. Di lokasi lain di kawasan Roxy, Ivan sempat diamankan polisi saat berada di rumah seorang bandar.
Meski tidak membawa barang bukti, ia tetap dituduh sebagai pemakai. Di kantor polisi, Ivan mengaku mendapat perlakuan kasar.
"Polisi udah tahu teknik menjatuhkan orang. Gue dipukul di perut, otomatis gue nunduk. Pas nunduk, punggung gue dihajar pakai pentungan, terus kaki gue disengkat. Tiga kali gue digituin," ungkap Ivan.
Ia juga sempat dibawa ke Polsek Tambora dan dimasukkan ke sel sendirian. Beruntung, karena tidak ada bukti, keesokan harinya ia dibebaskan dan hanya berstatus sebagai saksi.
Kini, semua pengalaman tersebut menjadi pelajaran besar bagi Ivan. Ia mengaku sudah benar-benar meninggalkan masa kelamnya dan berhasil pulih tanpa obat. (*)
Baca Juga: Penuh Haru, Inara Rusli Sampaikan Permintaan Maaf untuk Wardatina Mawa dan Keluarga
| Source | : | Youtube |
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Nesiana |