Grid.ID - Simak profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Syamsul kena terjaring OTT KPK pada Jumat (13/03/2026).
Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK mengamankan 27 orang termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono. Diketahui, Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, bermula dari pengaduan masyarakat.
Pengaduan tersebut membeberkan adanya dugaan permintaan uang Tunjangan Hari Raya (THR) dari sejumlah dinas atau perangkat daerah di lingkungan Pemkab Cilacap, Jawa Tengah.
Dilansir TribunBanyumas.com, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menyebut kejadian itu bermula saat Syamsul Aulia Rachman memerintahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap, Sadmoko Danardono, untuk mengumpulkan uang THR dari perangkat daerah.
Dana itu sedianya diperuntukkan bagi kepentingan pribadi sang bupati serta dibagikan kepada pihak eksternal, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di lingkungan Pemkab Cilacap. Perintah itu kemudian ditindaklanjuti oleh Sadmoko bersama sejumlah pejabat teras lainnya, yakni Asisten I Setda Cilacap Sumbowo, Asisten II Ferry Adhi Dharma, dan Asisten III Budi Santoso.
Setelah menerima perintah itu, mereka meminta sejumlah uang dari berbagai perangkat daerah (OPD) termasuk RSUD dan Puskemas dengan target pengumpulan keseluruhan mencapai Rp 750 juta.
Awalnya, komplotan ini menetapkan setiap satuan kerja wajib menyetor dana antara Rp 75 juta hingga Rp 100 juta. Namun dalam pelaksanaannya di lapangan, jumlah setoran bervariasi mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 100 juta per perangkat daerah.
Diduga palak THR lebaran ke dinas hingga RSUD, lantas seperti apa profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap yang kena OTT KPK? Simak penjelasannya.
Profil Syamsul Auliya Rachman
Syamsul Auliya Rachman adalah politisi yang menjabat sebagai Bupati Cilacap. Dilansir Kompas.com, Syamsul Auliya lahir pada 30 November 1985 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
| Source | : | Kompas.com,TribunBanyumas.com |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |