Grid.ID - Suasana duka masih terasa di pemakaman penyanyi Vidi Aldiano yang digelar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Rabu (11/3/2026). Sejumlah sahabat, keluarga, dan rekan sesama musisi hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada penyanyi yang dikenal dengan kepribadian hangat tersebut.
Salah satu yang terlihat hadir adalah diva pop Indonesia Titi DJ. Kehadirannya bukan tanpa alasan, karena ia memiliki banyak kenangan bersama Vidi. Di tengah suasana haru, Titi DJ mengungkapkan perasaannya atas kepergian sang sahabat.
Bagi Titi DJ, kepergian Vidi Aldiano tentu meninggalkan duka mendalam. Ia mengaku bahwa perasaan sedih yang dirasakannya mungkin juga dirasakan oleh banyak orang yang mengenal Vidi, baik secara pribadi maupun hanya sebagai penggemar.
Menurutnya, sosok Vidi memang dikenal luas sebagai pribadi yang hangat dan mudah bergaul dengan siapa saja. Hal inilah yang membuat banyak orang merasa kehilangan atas kepergiannya.
"Ya pasti sedih lah ya. Semua orang juga pasti merasakan hal yang sama dengan apa yang saya rasakan gitu kan," ujar Titi DJ di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Rabu (11/3/2026).
Titi DJ mengaku memiliki banyak kenangan indah bersama Vidi Aldiano. Baginya, sosok Vidi adalah pribadi yang sangat rendah hati dan selalu menunjukkan perhatian kepada orang-orang di sekitarnya.
Menurut Titi, karakter Vidi yang ramah membuatnya disukai oleh banyak orang, bahkan oleh mereka yang mungkin belum pernah bertemu secara langsung.
"Yang pasti banyak kenangan manis sama Vidi. Sama seperti teman-temannya, sahabat-sahabatnya, orang yang bahkan tidak mengenal almarhum juga sama. Orangnya sangat-sangat humble, sangat perhatian," tuturnya.
Salah satu kenangan yang paling membekas bagi Titi DJ adalah sikap Vidi yang tetap memikirkan orang lain meskipun dirinya sedang sakit. Menurut Titi, Vidi bahkan sempat meminta maaf karena kondisinya yang tidak sehat.
Bagi Titi DJ, sikap tersebut menunjukkan betapa besar rasa empati yang dimiliki oleh Vidi terhadap orang lain.
"Terus dalam keadaan sakit pun dia masih minta maaf. Jadi maksudnya gini, dia bilang 'Sorry ya aku sakit'. Lho, ya nggak usah minta maaf! Jangan minta maaf, aku bilang gitu kan," ujarnya.
| Penulis | : | Christine Tesalonika |
| Editor | : | Desy Kurniasari |