Grid.ID - Mudik Lebaran menjadi tradisi tahunan masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri. Namun perjalanan yang panjang dan padat sering kali membuat tubuh mudah lelah jika tidak disiapkan dengan baik.
Perjalanan jauh menggunakan mobil, bus, kereta, atau sepeda motor biasanya memerlukan waktu berjam-jam. Kondisi ini membuat pemudik harus duduk dalam waktu lama sehingga berpotensi mengalami pegal hingga kelelahan.
Karena itu, menjaga kondisi tubuh selama perjalanan mudik menjadi hal penting. Dengan tubuh yang tetap bugar, perjalanan menuju kampung halaman bisa terasa lebih nyaman dan aman.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga kecukupan cairan tubuh. Selama perjalanan jauh, tubuh dapat kehilangan cairan lebih cepat, terutama jika cuaca sedang panas atau perjalanan berlangsung lama.
Kurangnya cairan tubuh dapat menimbulkan berbagai gejala seperti pusing, mulut kering, kelelahan, hingga kesulitan berkonsentrasi. Jika tidak ditangani, kondisi ini bahkan bisa berkembang menjadi gangguan kesehatan yang lebih serius.
Agar tubuh tetap terhidrasi, pemudik disarankan minum air secara berkala dan tidak menunggu hingga merasa haus. Minum air setiap satu hingga dua jam sekali dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama perjalanan.
Selain itu, konsumsi minuman berkafein dan minuman manis sebaiknya dibatasi. Minuman seperti kopi, teh, dan soda memiliki efek diuretik yang dapat membuat tubuh lebih sering buang air kecil dan berpotensi menyebabkan kekurangan cairan.
Pemudik juga dianjurkan membawa persediaan air minum yang cukup selama perjalanan. Hal ini penting karena tidak semua jalur mudik memiliki fasilitas istirahat atau sumber air minum yang memadai.
Selain menjaga asupan cairan, pemudik juga perlu memperhatikan posisi tubuh selama perjalanan. Duduk terlalu lama dapat menyebabkan otot dan sendi bekerja secara statis sehingga menimbulkan rasa pegal atau nyeri.
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi, dr Ega Jaya, Sp.KFR, AIFO-K mengingatkan bahwa posisi duduk yang terlalu lama dapat memberi tekanan pada area pinggang dan punggung bawah.
“Kalau ngomongin mudik, harus diperhatikan dulu moda transportasinya, pakai mobil, motor atau bus, sebab risiko cederanya akan berbeda-beda tapi biasanya pinggang yang berisiko,” kata dr Ega dikutip dari Kompas.com pada Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Ibu Hamil Mau Mudik Lebaran? Simak Cara Praktis Agar Tetap Aman
| Source | : | Tribun Madura,Kompas Health |
| Penulis | : | Argia Melanie Pramesti |
| Editor | : | Nesiana |