Grid.ID - Richa Novisha membagikan kisah haru saat menjalani puasa Ramadan tahun ini tanpa kehadiran sang suami, almarhum Gary Iskak. Momen tersebut terasa berat karena biasanya mereka selalu menjalani waktu berbuka bersama keluarga.
Bagi Richa, Ramadan kali ini menghadirkan perasaan yang bercampur aduk. Ia mengaku masih merasakan kesedihan sejak kepergian sang suami.
“Sedih sih ya karena kita biasa di meja makan berempat. Terus selain sedih juga ada rasa enggak sabar mau ketemu,“ ujarnya dikutip dari Pagi Pagi Ambyar pada Selasa (10/3/2026).
Richa juga mengungkapkan keyakinannya mengenai momen spiritual di bulan Ramadan. Ia merasa bulan suci ini memberi kesempatan untuk merasakan kedekatan dengan orang yang telah meninggal dunia.
“Maksudnya kalau di agama kita kan kalau bulan puasa itu yang sudah meninggal nanti datang, ngejenguk bisa ya dari hati ke hati, dari mata batin kita bisa ngobrol gitu,“ katanya.
Meski mencoba tegar, Richa mengaku kehilangan sang suami terasa sangat nyata, terutama setelah melewati masa 40 hari kepergiannya. Ia merasakan perubahan besar di rumah yang kini terasa berbeda.
“Setidaknya bisa merasakan, karena kan habis 40 hari berasa banget udah enggak ada nih di rumah. Udah lost, baru tuh aku kalau di luar mungkin i can pretending I'm ok,” ungkapnya.
Di hadapan orang lain, Richa berusaha terlihat kuat dan baik-baik saja. Namun ketika berada di rumah, perasaan sedih itu sering kali kembali muncul.
“Cuma kalau di rumah tuh tetaplah wah... dream banget, anak-anak juga gitu,” ucapnya.
Ia juga mengaku terkadang menahan tangis ketika berada di luar rumah. Perasaan tersebut berusaha ia kendalikan agar tetap terlihat tegar di hadapan orang lain.
“Bisa ya nangis cuma aku tahan gitu, kalau di rumah tuh enggak kuat. Pasti aku dengar lagu yang enggak ada sambungannya sama yang aku alamin tapi tiba-tiba nangis sampai bengkak matanya,“ tuturnya.
“Terus habis itu ah udah, udah ya Allah udah oke cukup,“ tutupnya.(*)
| Source | : | Pagi Pagi Ambyar Trans TV |
| Penulis | : | Gemma Ramadhina Zaneta |
| Editor | : | Desy Kurniasari |