Grid.ID – Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) meninggalkan kesan mendalam bagi pendakwah ternama, Habib Jafar. Hadir dalam prosesi pemakaman di TPU Tanah Kusir, Habib Jafar memberikan kesaksian menyentuh mengenai sosok Vidi yang ia kenal sangat religius di balik perjuangannya melawan sakit.
Habib Jafar menyoroti waktu berpulangnya Vidi yang sangat istimewa dalam kalender Islam, yakni bertepatan dengan 17 Ramadhan atau malam Nuzulul Quran.
"Beliau kembali dalam keadaan terbaik karena di hari dan bulan terbaik, yaitu bulan suci Ramadan dan hari diturunkannya Al-Qur'an. Insyaallah beliau kembali kepada Allah bersama Al-Qur'an yang dibacanya," ungkap Habib Jafar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).
Sering Konsultasi Ibadah dan Bacaan Al-Quran
Selama beberapa tahun terakhir, Habib Jafar mengungkap bahwa Vidi sering berkomunikasi secara pribadi dengannya. Bukan sekadar berbincang biasa, pelantun lagu "Nuansa Bening" itu ternyata sering melaporkan perkembangan ibadahnya dan bertanya soal agama di tengah rasa sakit yang diderita.
"Beliau selalu meng-update bagaimana ibadahnya, bacaan Al-Qur'annya kepada saya. Beliau secara langsung sering bertanya berbagai hal terkait dengan ibadah di tengah rasa sakitnya," kenang Habib Jafar.
Menurut Habib Jafar, perjuangan Vidi melawan kanker selama tujuh tahun terakhir merupakan salah satu bentuk penggugur dosa bagi almarhum. Ia pun memuji sikap Vidi yang tidak pernah mengeluh dan tetap menebar kehangatan bagi siapa pun.
"Salah satu penggugur dosa itu adalah rasa sakit. Beliau selama 7 tahun mengalami itu secara ikhlas dan justru semakin dekat kepada Allah. Siapa yang tidak punya foto atau chat dengan Vidi yang nuansanya selalu tersenyum dan indah? Itu meyakinkan kami, sahabat kami berada dalam keadaan terbaik di sisi Allah," tambahnya.
Saksi Kebaikan Lebih dari 40 Orang
Dalam tradisi Islam, kesaksian orang banyak menjadi salah satu pertanda husnul khotimah. Habib Jafar menegaskan betapa banyaknya rekan artis dan masyarakat yang bersaksi atas kebaikan Vidi.
| Penulis | : | Ulfa Lutfia Hidayati |
| Editor | : | Nesiana |