Grid.ID- Bulan Ramadan 2026 menjadi momen spiritual yang paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, umat Muslim juga dianjurkan memperbanyak amalan, salah satunya membaca Al-Qur’an.

Tradisi tilawah dan tadarus bahkan sering disertai target mengkhatamkan Al-Qur’an selama satu bulan penuh. Hal ini semakin relevan pada Ramadan 2026 ketika banyak umat Islam berusaha meningkatkan kualitas ibadah dan kedekatan dengan kitab suci.

Membaca Al-Qur’an tidak hanya menjadi ritual ibadah, tetapi juga sarana memperdalam makna kehidupan. Karena itu, memahami tips khatam Al-Qur’an selama Ramadan 2026 dapat membantu umat Islam menjalankan tilawah secara konsisten hingga akhir bulan suci.

Keutamaan Membaca dan Mengkhatamkan Al-Qur’an

Bulan Ramadan dikenal sebagai bulan turunnya Al-Qur’an. Hal ini ditegaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang menyebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Dalam tafsirnya, Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa pemilihan Ramadan sebagai waktu turunnya wahyu menunjukkan keistimewaan bulan tersebut sebagai masa penyucian jiwa dan peningkatan kualitas iman.

Karena itu, memperbanyak tilawah selama Ramadan 2026 dipandang sebagai bentuk penyelarasan diri dengan semangat turunnya wahyu. Aktivitas membaca Al-Qur’an tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga membangun kesadaran moral, etika, dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Membaca Al-Qur’an juga dapat membawa ketenangan batin. Dalam hadis riwayat Muslim dari Abu Hurairah disebutkan bahwa majelis tilawah akan diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, serta disebut namanya oleh Allah di hadapan makhluk-Nya.

Cendekiawan Muslim Quraish Shihab dalam bukunya Membumikan Al-Qur’an menjelaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya aktivitas lisan, tetapi juga terapi spiritual yang menenangkan hati. Hal inilah yang membuat Ramadan 2026 sering menjadi momentum kebangkitan spiritual bagi banyak orang.

Keutamaan lain adalah kedudukan mulia bersama para malaikat. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA, Rasulullah SAW menyatakan bahwa orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama malaikat yang mulia dan taat. Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menafsirkan bahwa kebersamaan tersebut menunjukkan kesamaan sifat, yaitu kemurnian hati dan kedisiplinan dalam ibadah.

Lalu apakah keutamaannya sama dengan orang yang mengkhatamkan Al-Qur’an? Mengkhatamkan Al-Qur’an merupakan amalan yang sangat dicintai Allah. Dalam hadis riwayat Imam Tirmidzi dari Ibnu Abbas, Rasulullah SAW menyebut istilah al-hal wal murtahal, yaitu orang yang terus membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir lalu mengulanginya kembali.

Ulama kontemporer Syekh Yusuf Al-Qaradawi dalam bukunya Kayfa Nata Amalu Ma’a Al Sunnah Al Nabawiyah menjelaskan bahwa kontinuitas membaca Al-Qur’an mencerminkan kedekatan seorang hamba dengan Allah. Tilawah yang konsisten, terutama selama Ramadan 2026, dapat membangun hubungan spiritual yang kuat antara manusia dan Sang Pencipta.

Dikutip dari Kompas.com, Jumat (6/3/2026), keutamaan dari mengkhatamkan Al-Qur’an adalah pengangkatan derajat. Dalam hadis riwayat Muslim dari Umar bin Khattab disebutkan bahwa Allah mengangkat derajat suatu kaum melalui Al-Qur’an dan merendahkan kaum lain karena meninggalkannya. Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa pengangkatan derajat tersebut mencakup kemuliaan moral, keluasan ilmu, dan kedudukan mulia di akhirat.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Wartakotalive.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna