Grid.ID - Inilah rekomendasi 5 kuliner legendaris di Solo. Ternyata cocok disambangi saat libur lebaran 2026.

Libur Lebaran 2026 bisa menjadi kesempatan bagi para pemudik untuk menjelajahi wisata kuliner di Surakarta atau Solo, Jawa Tengah.

Di kota ini, pengunjung dapat menemukan beragam sajian yang menggugah selera. Beberapa di antaranya bahkan termasuk kuliner legendaris yang sulit dijumpai di daerah perantauan.

Berikut sejumlah rekomendasi kuliner Solo yang cocok dinikmati bersama keluarga:

1. Selat Solo

Selat Solo merupakan hidangan berkuah dengan perpaduan rasa manis, asam, dan gurih serta aroma rempah yang lembut. Kuahnya berwarna cokelat karena menggunakan kecap sebagai bahan utama.

Kuliner ini merupakan peninggalan masa kolonial Belanda yang memadukan konsep bistik dan salad. Istilah “selat” diyakini berasal dari kata Belanda slachtje, yang merujuk pada salad atau potongan kecil daging hasil sembelihan.

Awalnya, menu ini dibuat saat pembangunan Benteng Vastenburg karena pihak Belanda menginginkan hidangan berbahan daging. Namun, karena lidah lokal lebih terbiasa dengan sayuran dan daging matang, maka daging digoreng terlebih dahulu lalu dipadukan dengan kentang, buncis, wortel, timun, telur, selada, kuah kecap, dan mayones.

Dulu disajikan dalam keadaan dingin, kini Selat Solo bisa dinikmati hangat. Meski umumnya disantap tanpa nasi, hidangan ini tetap tergolong makanan berat. Beberapa tempat yang populer menyajikannya antara lain Selat Vien’s, Selat Tenda Biru, dan Selat Mbak Lies.

2. Timlo Solo

Timlo adalah sup ayam bening yang biasanya disajikan bersama nasi dan sambal kecap. Hidangan ini berakar dari kuliner Tionghoa bernama “kimlo” yang kemudian berubah penyebutannya menjadi timlo.

Baca Juga: Siap Mudik Lebaran 2026? Inilah 5 Tips Agar Perjalananmu Tetap Nyaman dan Selamat sampai Kampung Halaman

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,TribunSolo.com
Penulis : Fidiah Nuzul Aini
Editor : Fidiah Nuzul Aini

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna