Grid.ID - Inilah tips simpan sisa makanan bersantan usai lebaran. Ikuti cara ini agar tetap lezat.
Perayaan Hari Raya Idul Fitri selalu lekat dengan aneka hidangan khas Lebaran. Berbagai menu pun tersaji, mulai dari makanan berat berkuah santan hingga aneka kue kering untuk merayakan hari kemenangan.
Di Indonesia, sajian seperti rendang dan opor hampir selalu hadir di meja makan untuk disantap bersama keluarga. Perlu diketahui, kedua hidangan tersebut diolah menggunakan santan sebagai bahan utama.
Tak jarang, rendang maupun opor tidak langsung habis dalam sehari. Biasanya, sisa makanan akan kembali disajikan keesokan harinya setelah dipanaskan ulang.
Pemanasan ulang ini dilakukan agar masakan bersantan tidak cepat basi sehingga tidak terbuang percuma. Namun, proses menghangatkan makanan yang mengandung santan harus dilakukan dengan cara yang tepat.
Jika tidak, santan bisa pecah dan memengaruhi cita rasa hidangan. Lantas, bagaimana cara yang benar untuk memanaskan kembali masakan bersantan saat Lebaran? Berikut penjelasannya.
Tips Menghangatkan Makanan Lebaran Berkuah Santan
Agar kualitas gulai, tongseng, atau hidangan bersantan lainnya tetap terjaga, perhatikan langkah-langkah berikut seperti dilansir dari Sajian Sedap:
Pertama, siapkan panci lalu panaskan di atas kompor. Setelah panci terasa cukup panas, kecilkan api.
Selanjutnya, masukkan makanan bersantan ke dalam panci. Selama proses pemanasan, aduk secara perlahan dan terus-menerus supaya santan tidak pecah.
Hindari menggunakan api besar karena suhu yang terlalu tinggi dapat membuat santan cepat mendidih dan pecah akibat terlalu matang (overcooked).
Baca Juga: Ide Hampers Lebaran 2026 yang Unik dan Modern, Bisa Jadi Peluang Bisnis
| Source | : | Kompas.com,Sajian Sedap |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |