Grid.ID- Suasana Ramadan yang seharusnya dipenuhi ibadah dan kebersamaan berubah menjadi duka di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Seorang pelajar SMP kelas IX berinisial ZMR (16) meninggal dunia usai mengikuti perang sarung bersama teman-temannya. Bagaimanakah kronologi perang sarung yang menewaskan pelajar tersebut?

Peristiwa itu terjadi di Desa Termas, Kecamatan Karangrayung, pada Rabu (26/2/2026) malam. Permainan tradisional yang kerap dianggap sekadar hiburan selepas tarawih justru berujung maut.

Aparat kepolisian kini mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Berikut kronologi perang sarung yang menewaskan remaja tersebut berdasarkan informasi yang kami himpun dari Kompas.com dan Tribun Jateng, Jumat (27/2/2025).

Kronologi Perang Sarung yang Tewaskan Pelajar

Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah Satreskrim Polres Grobogan menerima laporan mengenai meninggalnya seorang remaja usai diduga terlibat perang sarung. Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Rizky Ari Budianto memaparkan kronologi perang sarung berdasarkan keterangan saksi dan para terperiksa yang telah dimintai keterangan.

Kronologi perang sarung bermula selepas Salat Tarawih sekitar pukul 21.45 WIB. Korban mengajak lima teman sebayanya melalui pesan WhatsApp untuk menggelar perang sarung.

Ajakan tersebut disepakati, dan mereka menentukan lokasi pertemuan di lapangan sepak bola Desa Termas sekitar pukul 23.20 WIB. Keenam remaja itu diketahui bertetangga dan sehari-hari bermain bersama.

Setibanya di lokasi, mereka membagi diri menjadi dua kelompok dengan formasi tiga lawan tiga. Dalam praktiknya, duel dilakukan satu lawan satu secara bersamaan.

Sarung yang digunakan diikat pada bagian ujungnya hingga membentuk simpul agar terasa lebih keras saat diayunkan. Menurut Rizky, berdasarkan keterangan saksi, korban tidak dikeroyok.

“Keterangan saksi, korban tidak dikeroyok. Tapi berkelahi satu lawan satu menggunakan sarung secara bersamaan. Ujung sarung diikat simpul menjadi keras. Ini perkelahian yang mengakibatkan korban meninggal,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Di tengah berlangsungnya aksi tersebut, korban tiba-tiba terlihat lemas. Korban mengalami kesulitan bernapas sebelum akhirnya jatuh tersungkur dan pingsan.

“Awalnya lemas dan kesulitan bernapas hingga akhirnya jatuh tersungkur dan pingsan,” kata Rizky. Melihat kondisi itu, teman-temannya segera menghentikan permainan dan mengangkat korban ke pinggir lapangan.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribun Jateng
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral