Grid.ID - Kebahagiaan kini tengah menyelimuti pedangdut Rara LIDA. Setelah melewati proses persiapan yang panjang, Rara akhirnya resmi dipersunting oleh sang pujaan hati, Abdullah Alaydrus alias Aladull.
Pernikahan yang digelar secara megah pada Jumat (6/2/2026) di kampung halaman Rara, yakni Prabumulih, Sumatera Selatan itu sukses menyita perhatian publik. Acara yang juga diusung sebagai "pesta rakyat" tersebut sangat kental akan nuansa budaya yang mewah.
Pada momen sakral tersebut, Rara dan Aladull tampil memukau dan serasi bak raja dan ratu kerajaan Sriwijaya dalam balutan busana adat Palembang (Aesan Gede).
Namun, siapa sangka di balik senyum manis paripurna Rara di atas pelaminan, tersimpan perjuangan fisik yang luar biasa. Pelantun lagu "Larut Tanpa Kepastian" itu pun membongkar kisah fakta pernikahannya.
Rara mengungkap pengalamannya mengenakan pakaian adat Palembang yang dikenal dengan hiasan kepala menjulang dan berbobot fantastis. Tak menampik bahwa dirinya merasa sangat kesakitan dan pusing selama kurang lebih 7 jam mengenakan busana tersebut.
"Kalau dibilang berat, lumayan. Lumayan berat. Cuman memang udah di-preparation makan dulu, terus minum obat," kara Rara LIDA dikutip Grid.ID dari tayangan Rumpi Trans TV, Kamis (26/2/2026).
Saking beratnya mahkota dan aksesoris tersebut, Rara sampai harus menenggak obat sakit kepala secara rutin.
"Iya, minum obat secara rutin per jam sekali. Pusing sekali," tambahnya.
Tak berhenti sampai di situ penderitaan pedangdut jebolan ajang pencarian bakat ini. Karena banyaknya ornamen adat yang menempel di kepala dan tubuhnya, Rara harus selalu didampingi stylist alias penata rias ke mana pun ia pergi, termasuk saat berada di dalam mobil menuju pelaminan.
Insiden kecil pun sempat terjadi jelang momen dirinya masuk ke area panggung. Rara mengaku beberapa kali tertusuk kawat atau tajamnya aksesoris yang mengendor di kepalanya. Untungnya, stylist baju adat tersebut selalu standby dan sigap membetulkan posisi hiasan yang menusuk kulit kepala Rara.
"Dan untungnya yang punya baju ini tuh standby gitu. Jadi kalau aku ngerasa ada pusing, 'Kak aku pusing', nanti diini sama dia dibenerin," cerita Rara antusias.
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Nesiana |