Grid.ID - Belum lama ini, media sosial digegerkan oleh pernyataan kontroversial dari selebgram sekaligus beauty influencer asal Aceh, Cut Rizki. Di momen ibadah puasa Ramadan 2026 ini, namanya mendadak viral dan jadi sorotan usai menyebut ibadah sahur mengganggu jam tidurnya.
Bermula dari sebuah video viral yang diunggahnya bersama sang suami, Ali Khan, Cut Rizki dengan santai mengungkapkan bahwa waktu sahur dirasa mengganggu pola istirahat mereka karena masih ingin tidur lebih lama. Tak hanya itu, dalam video tersebut ia bahkan sempat berujar bahwa "Sahur itu bukan untuk semua orang" dan lebih memilih makan porsi besar di malam hari sebelum tidur agar keesokan harinya tidak perlu bangun dini hari.
Sontak saja, video tersebut memicu polemik dan panen hujatan pedas dari warganet. Banyak netizen yang menilai ucapan influencer tersebut tidak pantas, menyinggung, dan kurang sensitif terhadap sunnah Nabi Muhammad SAW.
Sadar dirinya jadi bulan-bulanan netizen, Cut Rizki tak tinggal diam dan langsung membuat video klarifikasi melalui media sosialnya. Ia mengakui bahwa tindakannya itu adalah sebuah kekhilafan.
Secara terbuka, ia menegaskan tidak ada pembenaran atas ucapannya, terutama terkait kalimat "Sahur itu mengganggu". Cut Rizki pun meminta maaf sebesar-besarnya atas kegaduhan dan kesalahpahaman yang terjadi, serta berjanji akan menjadikan kejadian ini sebagai teguran dan pelajaran berharga agar lebih bijak dalam berpendapat di masa depan.
Terlepas dari kehebohan sang selebgram yang merasa jam tidurnya terganggu, tahukah kamu betapa mulianya waktu sahur dalam pandangan Islam? Daripada mengeluh mengantuk, yuk kita simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat (UAH) mengenai rahasia dahsyat di balik anjuran makan sahur.
Berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat, amalan sunnah ini sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Secara bahasa, beliau meluruskan makna sahar dan sahur yang sering kali disamakan.
"Waktu singkat menjelang fajar disebut sahar. Aktivitas yang dikerjakan di waktu sahar ini disebut dengan sahur. Sekali lagi, aktivitas yang dikerjakan di waktu sahar disebut dengan sahur," kata Ustaz Adi Hidayat, seperti dikutip Grid.ID dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, Kamis (26/2/2026).
Ustaz Adi Hidayat kemudian mengutip sebuah hadis sahih riwayat Al-Bukhari nomor 1923, di mana Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk sahur karena ada keberkahan besar di dalamnya.
"Makan sahurlah kalian. Makanlah kalian di waktu sahar sebelum kalian menunaikan puasa. Kenapa ya Rasulullah? Kata Nabi, 'Maka sungguh aku tegaskan, makan di waktu sahar itu mengandung keberkahan.'"
Lebih lanjut, Ustaz Adi Hidayat membagi keberkahan sahur ini ke dalam dua manfaat utama:
Baca Juga: Resep Overnight Oatmeal, Menu Simple yang Mudah Dibuat untuk Sahur di Bulan Ramadan 2026
| Source | : | Instagram,Youtube |
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Nesiana |