Grid.ID- Kecelakaan pesawat kembali terjadi di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Sebuah pesawat milik Pelita Air Service dilaporkan jatuh di kawasan perbukitan Desa Pa Betung, Kecamatan Kerayan Timur, Kabupaten Nunukan. Beginilah kronologi pesawat Pelita Air jatuh di Nunukan.

Insiden tersebut terjadi saat pesawat tengah mengangkut bahan bakar minyak (BBM) Pertamina menuju Tarakan. Sinyal darurat sempat diterima petugas sebelum pesawat hilang dari pantauan.

Cuaca di lokasi kejadian dilaporkan kurang bersahabat dengan awan rendah dan hujan ringan. Berikut kronologi pesawat Pelita Air jatuh berdasarkan informasi yang kami himpun dari Kompas TV dan Tribunnews.com, Sabtu (21/2/2026).

Kronologi Pesawat Pelita Air Jatuh

Berdasarkan data yang dihimpun, insiden pesawat Pelita Air jatuh ini terjadi pada Rabu (17/2/2026). Pesawat tipe AT-802 dengan nomor registrasi PK-PAA dan nomor penerbangan PAS 7107 lepas landas dari Bandar Udara Long Bawan pada pukul 12.10 WITA.

Pesawat tersebut mengangkut BBM Pertamina dan hanya membawa satu kru, yakni pilot Kapten Hendrick Lodewyck Adam. Tidak ada awak kabin maupun penumpang dalam penerbangan tersebut.

Pesawat dijadwalkan tiba di Tarakan sekitar pukul 13.15 WITA. Sebelum insiden terjadi, pilot sempat melaporkan kepada ATC Tarakan bahwa pesawat diperkirakan memasuki wilayah udara Malinau sekitar pukul 12.24 WITA.

Dalam kronologi pesawat Pelita Air jatuh ini, titik krusial terjadi pada pukul 12.20 WITA. Sekitar 10 menit setelah mengudara, pesawat mengirimkan sinyal emergency locator transmitter (ELT) yang diterima oleh petugas ATC Tarakan.

Sekitar pukul 12.25 WITA, saksi mata di apron Bandara Long Bawan melihat pesawat turun dalam posisi miring ke arah belakang bukit di ujung runway 22. Pernyataan tersebut disampaikan Danlanud Anang Busra Tarakan, Marsma TNI Andreas Ardianto Dhewo dalam jumpa pers.

Kesaksian warga sekitar menyebutkan pesawat jatuh sekitar pukul 12.33 WITA. Setelah menghantam perbukitan, pesawat terbakar dan mengepulkan asap hitam tebal yang terlihat dari kejauhan.

Informasi pesawat Pelita Air jatuh semakin diperkuat setelah Airnav Unit Long Bawan menerima laporan dari pilot pesawat Susi Air yang hendak memasuki wilayah Krayan. Karena cuaca kurang baik, pesawat tersebut memilih kembali ke Malinau.

Dalam perjalanan kembali, pilot Susi Air menerima sinyal EALT (Emergency Locator Transmission) dengan radius sekitar 5 kilometer dari arah final runway 22. Namun saat itu, wilayah Krayan dilaporkan diguyur hujan ringan dengan jarak pandang sekitar 6 kilometer.

Halaman Selanjutnya

Source : Tribunnews.com,Kompas TV
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral