Grid.ID - Inilah profil Hendrick Lodewyck Adam, pilot pesawat Pelita Air yang jatuh di Nunukan, Kalimantan Utara. Sebelum tutup usia, Kapten Hendrick sempat menyelesaikan satu misi pentingnya.

Dunia aviasi Tanah Air kembali berduka. Sebuah insiden pesawat jatuh terjadi lagi di awal tahun 2026.

Kali ini kecelakaan terjadi pada pesawat Pelita Air yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2/2026) siang. Pesawat kargo tersebut jatuh dan terbakar di Perbukitan Krayan. Sang pilot merupakan satu-satunya awak kabin di dalam pesawat nahas tersebut dan telah dinyatakan meninggal dunia.

"Informasi terakhir yang kami peroleh pada pukul 15.16 WITA pilot atas nama Capt. Hendrick Lodewyck Adam dinyatakan meninggal dunia," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa, dikutip dari Antara, Jumat (20/2/2026).

Menurut keterangan Kemenhub, pesawat tersebut berjenis Air Tractor AT-802 registrasi PK-PAA tahun pembuatan 2013 dengan nomor seri 802-0494 dan dioperasikan oleh Pelita Air Service, khusus untuk pengangkutan BBM ke daerah terpencil.

Lantas, seperti apakah sosok Capt Hendrick Lodewyck Adam semasa hidup?

Profil Hendrick Lodewyck Adam, pilot Pelita Air

Hendrick Lodewyck Adam adalah kapten pilot di Pelita Air Service. Saat kecelakaan terjadi dia menerbangkan Air Tractor AT-802 (registrasi PK-PAA), pesawat kargo khusus pengangkut bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Tribunnews, Kapten Hendrick mengemban tugas mendukung program pemerintah BBM Satu Harga dengan mendistribusikan bahan bakar ke wilayah terpencil di Krayan, Nunukan.

Semasa hidup, Hendrick dikenal sebagai pilot berpengalaman yang terbiasa menerbangkan pesawat kargo di medan sulit, termasuk di daerah perbatasan dan pegunungan. Berkat keahliannya itu, ia dipercaya oleh Pelita Air untuk menjalankan misi vital distribusi BBM ke wilayah terpencil, yang sering kali menuntut keterampilan navigasi tinggi karena kondisi geografis yang ekstrem.

Sebelum tragedi pesawat jatuh, Kapten Hendrick telah berhasil menyelesaikan misi terakhirnya mendistribusikan BBM ke Long Bawan. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Corporate Secretary Pelita Air Patria Rhamadonna.

Baca Juga: Kronologi Pesawat Smart Air Jatuh di Pantai Nabire, Diduga Akibat Gangguan Mesin, Begini Nasib 13 Penumpang!

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribunnews.com,ANTARA News
Penulis : Nindya Galuh Aprillia
Editor : Nindya Galuh Aprillia

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#viral