Grid.ID - Kronologi penganiayaan balita di Karawang oleh pacar dari ibu korban. Kini terungkap motif pelaku yang kesal karena masalah sepele.
Nasib nahas menimpa seorang balita berusia 2,5 tahun. Ia menjadi korban kekerasan dari pacar ibunya yang berinisial IP (30) di sebuah hotel di Karawang, Jawa Barat.
Akibatnya, balita malang itu harus mengalami luka parah hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Karawang.
Peristiwa berawal saat ibu korban menginap di sebuah hotel bersama anaknya dan pacarnya pada Rabu (11/2/2026) malam. Sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, pelaku berpura-puta sakit perut dan meminta ibu korban keluar membeli makanan.
"Dia kayak pura-pura sakit perut gitu, terus minta dibelikan makan," ujar ibu korban, dikutip dari Kompas.com.
Namun saat ibu korban kembali sekitar 20 menit kemudian, ia mendapati kamar dalam kondisi gelap. Saat lampu dinyalakan, IP lebih terkejut karena melihat pelaku sedang mengelap darah di wajah anaknya.
Ia bersandiwara dengan menyebut korban terjatuh dari kasur dalam posisi sujud. Namun ia tak langsung percaya, ia lalu mengecek ke bawah kasur dan menemukan tang dan juga jarum besar.
"Pelaku ini sempat bersandiwara sambil bilang kalau dirinya selalu disalahkan, sambil membuang barang bukti ke kolong kasur. Saya tidak percaya kemudian saya cek, ternyata ada tang dan jarum besar," ungkapnya.
Pihak kepolisian lantas mengungkap bahwa aksi kekerasan itu dipicu karena masalah sepele. Tersangka merasa kesal dengan korban karena terus menangis.
"Pelaku mengaku melakukan penganiayaan karena tidak tahan mendengar tangisan korban sehingga emosi," ujar Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan.
| Source | : | Kompas.com,Warta Kota |
| Penulis | : | Ines Noviadzani |
| Editor | : | Desy Kurniasari |