Grid.ID- Profil Tiffany & Co menjadi pembahasan media setelah sejumlah gerainya di Jakarta disegel oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Penyegelan tersebut terkait dugaan pelanggaran administrasi atas barang impor bernilai tinggi.

Menteri Keuangan bahkan menyebut adanya indikasi praktik selundupan dan under invoicing. Di tengah polemik tersebut, perhatian publik tertuju pada profil Tiffany & Co sebagai salah satu rumah perhiasan paling prestisius di dunia.

Perusahaan ini memiliki sejarah panjang yang membentang hampir dua abad. Berikut ulasan lengkap profil Tiffany & Co, dari toko kecil di New York hingga menjadi bagian dari konglomerasi mewah global.

Gerai Tiffany & Co di Jakarta Disegel

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kanwil Jakarta menyegel sejumlah tokonya pada Rabu (11/2/2026). Penyegelan dilakukan karena dugaan pelanggaran administrasi atas barang impor.

Kepala Seksi Penindakan DJBC Kanwil Jakarta, Siswo Kristyanto, menyatakan pihaknya melakukan operasi terhadap barang high value goods yang diduga tidak diberitahukan dalam dokumen impor. Pernyataan itu disampaikan di butik Tiffany & Co. di Plaza Senayan.

Dikutip dari Tribun Video, Minggu (15/2/2026), Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bahkan menduga adanya kongkalikong antara oknum Bea Cukai dan pihak perusahaan. Ia menyebut terdapat indikasi barang masuk tanpa prosedur sah, dugaan selundupan, hingga kemungkinan praktik under invoicing, yakni pelaporan nilai barang di bawah harga transaksi sebenarnya.

Meski tengah menjadi sorotan, profil Tiffany & Co menunjukkan bahwa perusahaan ini merupakan salah satu ikon industri perhiasan global dengan sejarah panjang dan reputasi kelas dunia. Simak profilnya di bawah ini!

Profil Tiffany & Co.

Dikutip dari Kompas.com, perjalanan Tiffany & Co bermula pada 1837 di New York, Amerika Serikat. Perusahaan ini didirikan oleh Charles Lewis Tiffany dan John B. Young dengan modal pinjaman 1.000 dollar AS dari ayah Tiffany.

Toko pertamanya berlokasi di 259 Broadway dan awalnya menjual alat tulis serta barang-barang mewah sederhana. Pada era 1830-an, New York sedang berkembang pesat, dan Tiffany menghadirkan gaya Amerika yang berbeda dari dominasi estetika Eropa era Victoria.

Sejak awal, inovasi menjadi fondasi penting dalam membentuk identitas merek. Profil Tiffany & Co pun berkembang seiring reputasi kualitas dan desainnya.

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,Tribun Video
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Nesiana

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#ngawi

#Bandung

#Okie Agustina

#Indonesia

#dewi perssik