Grid.ID- Menjelang Imlek 2026, pencarian jajanan khas Tahun Baru China mulai meningkat di berbagai daerah. Perayaan yang juga dikenal sebagai Chinese New Year ini memang identik dengan hidangan penuh makna simbolis.

Bagi masyarakat Tionghoa, makanan yang disajikan bukan sekadar camilan, melainkan doa dan harapan untuk tahun yang lebih baik. Tradisi Imlek sendiri berlangsung hingga 16 hari, sehingga berbagai sajian tersaji dalam momen kebersamaan keluarga.

Bentuk, warna, hingga cara menyantapnya dipercaya membawa filosofi rezeki, keberuntungan, dan keharmonisan. Tak heran jika Imlek 2026 kembali diramaikan oleh perburuan jajanan khas yang sarat makna.

Dalam tradisi Tionghoa, setiap hidangan saat Imlek 2026 dipilih dengan pertimbangan simbolis. Mulai dari makanan berbentuk bulat yang melambangkan keutuhan, hingga warna emas yang diyakini membawa kemakmuran. Berikut lima jajanan yang paling banyak dicari menjelang Imlek 2026, sebagaimana dikutip dari Tribun Travel, Jumat (13/2/2026).

1. Dumpling (Jiaozi), Simbol Rezeki dan Kekayaan

Dumpling atau jiaozi menjadi jajanan khas yang tak pernah absen saat Imlek. Bentuknya menyerupai batangan perak atau emas kuno yang dahulu digunakan sebagai alat tukar di China, sehingga dipercaya melambangkan kekayaan.

Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, semakin banyak dumpling yang disantap saat Imlek, semakin besar peluang datangnya rezeki di tahun baru. Biasanya dumpling berisi daging cincang, udang, ikan, atau sayuran, lalu dibungkus kulit tipis dan dimasak dengan cara dikukus atau direbus.

Meski pangsit bisa ditemukan sepanjang tahun, makanan ini tetap identik dengan Imlek 2026 karena selalu hadir di meja makan malam keluarga. Ciri khas pangsit China berukuran kecil dengan kulit kenyal dan isian daging atau sayuran cincang.

Dikutip dari Kompas.com, sejarah pangsit diyakini bermula pada masa Dinasti Sung (960–1279). Dumpling jiaozi disebut sebagai yang pertama dan dinamai berdasarkan mata uang kertas China karena bentuknya menyerupai kepingan emas dan perak. Dalam catatan buku The Food of China karya E.N. Anderson, di wilayah China bagian utara makanan sangat langka terutama di akhir musim dingin, sehingga daging dan tepung yang tersisa diolah menjadi potongan kecil untuk merayakan tahun baru.

Kini jenis dumpling semakin beragam. Ada yang dikukus, direbus, digoreng, maupun ditumis. Hakau misalnya, memiliki kulit transparan dengan isian udang.

Xiao long bao berbentuk bulat dengan bagian atas terpelintir dan berisi kuah yang muncrat saat digigit. Ada pula siu mai atau siomay yang berasal dari Dinasti Yuan sekitar 200 sebelum masehi, berbentuk seperti bunga dengan topping ikan atau telur kepiting.

Baca Juga: Imlek 2026 Tahun Kuda Api: Ini Daftar Shio Paling Hoki hingga yang Perlu Waspada

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Tribun Travel,KOMPAS.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#tahun baru china

#berita artis hari ini

#bintang

#imlek

#Nathalie Holscher

#Bandung

#Okie Agustina

#ngawi

#dewi perssik

#Rizky Febian