Grid.ID - Dedi Mulyadi diketahui sempat bantu evakuasi korban longsor Cisarua. Gubernur Jabar justru banjir kritikan sampai singgung soal pemimpin.
Sosok Dedi Mulyadi selama ini memang tak pernah sepi dari perbincangan publik. Hal itu dikarenakan Gubernur Jabar sering membuat gebrakan baru di dalam kepemimpinannya.
Bantu evakuasi korban longsor Cisarua, Dedi Mulyadi justru banjir kritikan. Gubernur Jabar mendadak singgung soal pemimpin.
Ia mengungkapkan bahwa langkah yang diambilnya sempat menuai sorotan. Sejumlah pihak menilai tindakan tersebut bukanlah kewajiban seorang pemimpin, melainkan menjadi tanggung jawab relawan atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Menurut dia, kritik dari masyarakat itu merupakan bentuk pengawasan dalam sistem demokrasi yang patut diapresiasi.
"Saya mengucapkan terima kasih pada anak muda yang mengkritik saya,"
"Bahwa gubernur enggak usah ikut narik atau ngangkat korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Karena itu bukan tugas gubernur, itu tugas relawan atau BPBD," ujarnya, dikutip dari Kompas.com.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kehadiran seorang pemimpin di lokasi bencana tidak semata-mata berkaitan dengan urusan teknis di lapangan.
Menurutnya, keberadaan pemimpin di tengah situasi darurat menjadi simbol bahwa negara hadir, sekaligus memberikan dukungan moral dan motivasi bagi relawan serta masyarakat terdampak. Ia bahkan menyatakan bahwa sosok pemimpin yang datang langsung ke lokasi dapat menjadi penyemangat tersendiri bagi banyak orang.
"Saya sampaikan, kadang kehadiran pemimpin di tengah mereka itu membawa spirit bagi mereka,"
"Mereka cukup bahagia ketika saya hadir di sampingnya," katanya.
| Source | : | Kompas.com,TribunJabar.id |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |