Grid.ID - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, pemilihan menu berbuka puasa perlu mendapat perhatian khusus. Tak hanya soal rasa, makanan yang dikonsumsi saat perut kosong setelah seharian berpuasa juga harus ramah bagi sistem pencernaan.
Beberapa jenis buah bahkan justru tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Buah-buahan yang mengandung asam tinggi (citrus) dan sorbitol berpotensi memicu peningkatan asam lambung serta pembentukan gas ketika masuk ke perut kosong.
Kondisi ini dapat menyebabkan perut kembung, nyeri, hingga rasa tidak nyaman. Berikut empat buah yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa:
1. Buah Citrus
Kelompok buah citrus seperti jeruk, lemon, dan grapefruit termasuk buah yang kurang ideal dikonsumsi saat berbuka, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat gangguan pencernaan. Kandungan asam yang tinggi pada buah citrus dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.
Saat perut masih kosong setelah berpuasa, kondisi ini berisiko memicu rasa perih, maag, hingga refluks asam lambung. Selain itu, buah citrus juga dapat memengaruhi keseimbangan pH tubuh, khususnya pada individu dengan lambung sensitif.
2. Durian
Durian dikenal sebagai buah favorit banyak orang dengan cita rasa khas dan kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Dalam 100 gram durian, terdapat kalori serta vitamin seperti vitamin C, vitamin B6, tiamin, dan kalium.
Meski demikian, durian tidak disarankan dikonsumsi saat perut kosong. Buah ini mengandung gas yang dapat memicu naiknya asam lambung.