Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberikan respon usai korban longsor Cisarua menagih janji bantuan Rp10 juta. Dalam responnya itu, Dedi Mulyadi mengungkap fakta mengejutkan.
Seperti diketahui, para korban longsor Cisarua disebut mengeluh karena bantuan berupa uang kontrakan Rp 10 juta per KK belum cair. Padahal, Dedi Mulyadi sudah sempat berjanji akan memberikan bantuan tersebut sebagai bekal hidup dua bulan para korban.
“Per kepala keluarga Rp10 juta untuk cari kontrakan dan bekal hidup selama dua bulan dulu, sehingga kita akan fokus recovery bencananya, menyelesaikan penanganan pencarian korban yang masih tertimbun,” ujar Dedi Mulyadi saat meninjau lokasi dan ikut mengevakuasi korban, Sabtu (24/1/2026) lalu dilansir TribunJabar.ID.
Adapun janji itu diucapkan Dedi kepada korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Saat itu, Gubernur Jabar yang akrab disapa KDM pun telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, untuk segera menyiapkan alokasi anggarannya.
Kini, setelah seminggu berlalu, para korban tampak menanyakan bantuan tersebut. Dedi Mulyadi ditagih uang kontrakan Rp10 juta per KK oleh korban longsor Cisarua, sang gubernur langsung memberi respon mengejutkan.
Dedi Mulyadi mengaku sudah menyalurkan bantuan itu sesuai komitmen pemerintah. Bahkan, Dedi Mulyadi menyebut bantuan Rp10 juta itu telah diberikan kepada 34 kepala keluarga (KK) yang terdampak langsung bencana longsor.
“Seluruh bantuan itu sudah diberikan kepada 34 kepala keluarga. Penyalurannya dilakukan segera setelah peristiwa terjadi,” ujar Dedi Mulyadi, Jumat (30/1/2026).
Meski cara penyaluran itu berbeda-beda, namun ia memastikan tidak ada bantuan yang tertahan. Ia mengaku telah menyalurkan bantuan dengan berbagai mekanisme, menyesuaikan kondisi masing-masing para korban.
Ada yang diserahkan langsung kepada keluarga korban, ada juga yang dititipkan kepada anggota keluarga dan sebagian lainnya disalurkan melalui kepala desa setempat. Dedi bahkan mengatakan penyerahan bantuan tersebut sudah dilakukan di kantor kepala desa tak lama setelah bencana terjadi.
Selain itu, Pemrov Jabar juga telah menyalurkan dana bantuan Rp 1 juta kepada 134 KK lainnya yang sempat berkumpul di balai desa. Tentu saja, bantuan Rp 1 juta untuk menunjang kebutuhan sehari-hari pascabencana.
| Source | : | Kompas.com,TribunJabar.id |
| Penulis | : | Widy Hastuti Chasanah |
| Editor | : | Widy Hastuti Chasanah |