Grid.ID – Peran artis Adly Fairuz dalam kasus dugaan penipuan masuk Akademi Kepolisian (Akpol) mulai terungkap. Fakta ini disampaikan oleh Mesini, kuasa hukum korban yang bernama AH.

Mesini mengungkapkan Adly Fairuz telah dipanggil dan diperiksa penyidik Polres Metro Jakarta Timur. Dari pemeriksaan tersebut, muncul pengakuan terkait perannya dalam mencari orang tua calon Taruna Akpol.

"Info yang saya terima itu memang AF (Adly Fairuz) ini mengakui bahwa beliau ini menyuruh untuk mencari orang yang mau memasukkan anaknya ke Taruna Akpol," ungkap Mesini di Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (20/1/2026).

Saat ditanya apakah peran tersebut dapat disebut sebagai calo, Mesini menyebut istilah tersebut memang kerap digunakan oleh masyarakat.

"Ya bisa aja mungkin kalau di luaran sana orang suka sebutnya yang gampang simpel calo gitu ya," tambahnya.

Fakta lain disampaikan oleh Farly Lumopa, kuasa hukum AH dalam perkara perdata. Ia menceritakan pengalaman saat hendak meminta pertanggungjawaban atas dana yang telah diserahkan korban.

Awalnya, perantara berinisial AW menyebut uang korban diserahkan kepada sosok bernama 'Jenderal Ahmad'. Namun, saat pertemuan berlangsung, sosok yang hadir justru Adly Fairuz.

"Saya sempat kaget. 'Saya kan pengen ketemu Jenderal Ahmad, kok ketemunya malah AF?' Kaget saya," cerita Farly di kesempatan yang sama.

Farly juga mengungkap bahwa Adly Fairuz hadir langsung dalam perundingan pengembalian uang. Perundingan tersebut dilakukan di hadapan notaris.

Namun, dalam dokumen perjanjian, Adly tidak menggunakan nama aslinya. Ia disebut memilih menggunakan nama lain.

"Bahwa akhirnya nama itu pakai nama Uki, itu karena memang si AF ini tidak mau namanya di situ. Tapi yang berunding sama kita si AF! Bukan siapa-siapa," tegas Farly.

Baca Juga: Muncul Belakangan, Ini Kronologi Adly Fairuz Terseret Kasus Dugaan Penipuan Masuk Akpol Rp3,9 Miliar

Halaman Selanjutnya

Penulis : Ragillita Desyaningrum
Editor : Nesiana

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna