Grid.ID- Penemuan jenazah yang diduga kuat merupakan anak pelatih Valencia CF kembali membuka tabir tragedi tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuan Bajo. Bagaimanakah kronologi jasad anak pelatih Valencia ditemukan?
Tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu jenazah pada Selasa (6/1/2026) setelah hampir dua pekan pencarian intensif dilakukan. Proses penemuan jenazah bermula dari laporan nelayan setempat yang menemukan bangkai kapal di perairan Pulau Komodo.
Jenazah tersebut merupakan salah satu dari anggota keluarga pelatih klub Spanyol Valencia yang mengalami kecelakaan laut saat berlibur di Indonesia. Untuk lebih lengkapnya, berikut kronologi jasad anak pelatih Valencia ditemukan di perairan Pulau Komodo.
Kronologi Jasad Anak Pelatih Valencia Ditemukan
KM Putri Sakinah diketahui tenggelam pada 26 Desember 2025 saat membawa wisatawan, termasuk keluarga pelatih Valencia CF, Martin Carreras Fernando. Berdasarkan keterangan Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, jasad anak pelatih Valencia akhirnya ditemukan sekitar pukul 13.00 WITA.
Dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/1/2026), awalnya dua nelayan Pulau Komodo bernama Saiful dan Hadi Kusuma menemukan bangkai kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar. Setelah menemukan bangkai kapal, kedua nelayan tersebut mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kapal ke Pantai Pede menggunakan perahu.
Setibanya di Pantai Pede, nelayan mencium bau menyengat yang berasal dari bangkai kapal tersebut. Merasa curiga, mereka membongkar bagian kapal dan menemukan satu jenazah di dalamnya. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada tim SAR gabungan untuk dilakukan proses evakuasi.
Henry Novika Chandra menjelaskan bahwa setelah laporan diterima, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi. Pada pukul 14.00 WITA, tim bertolak dari Perairan Pulau Padar menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere.
Tim SAR akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 14.30 WITA. Jenazah yang telah dimasukkan ke dalam kantong jenazah kemudian dievakuasi dari Pantai Pede.
Selanjutnya, jenazah diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 WITA dan tiba sekitar pukul 18.10 WITA. Setelah tiba, jenazah langsung dibawa ke RSUD Komodo Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut oleh tim forensik.
Kepala SAR Maumere, Fathur Rahman, kemudian mengonfirmasi bahwa korban yang ditemukan merupakan putra pelatih Valencia CF Fernando Martin Carreras. Berdasarkan hasil identifikasi Tim DVI Polres Manggarai Barat, korban berinisial M dan berusia 10 tahun.
Fathur menjelaskan bahwa korban ketiga ditemukan pada pukul 14.48 WITA, Selasa. Hasil identifikasi tersebut kemudian disampaikan secara resmi oleh Kapolres Manggarai Barat. Saat ini, jenazah korban masih berada di RSUD Manggarai untuk penanganan lanjutan.
| Source | : | Kompas.com,Tribunnews.com |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Nesiana |