Grid.ID - Aktor Yama Carlos baru saja mengalami teror. Keamanan data privasi sang aktor dan keluarganya seolah ditelanjangi oleh oknum tak bertanggung jawab diduga buntut video satire penanganan banjir Sumatera.
Mulai dari nomor telepon pribadi milik sang istri yang bocor, peretasan gawai (gadget) kerabat, hingga serbuan paket Cash On Delivery (COD) fiktif dengan nilai fantastis menghantui hari-harinya.
Teror digital yang berujung pada gangguan nyata ini diduga kuat terjadi usai Yama Carlos membuat konten video satire yang menyentil penanganan banjir di wilayah Sumatera (Riau).
Yama Carlos mengungkapkan kekagetannya karena pelaku bisa mengetahui nomor pribadi sang istri. Padahal, nomor tersebut sangat rahasia dan hanya diketahui oleh keluarga inti.
"Kok nomor istri saya, nomor pribadinya yang nggak disebarkan ke semua orang, hanya keluarga terdekat, itu juga ditembus," kata Yama Carlos sepeeti Grid.ID kutip dari YouTube Reyben Entertainment, Minggu (4/1/2026).
Lebih mengerikan, kemampuan peretas (hacker) ini dinilai tak main-main. Menurut aktor 45 tahun itu, pelaku bahkan bisa mengambil alih handphone milik ibunda dari teman Yama Carlos (inisial AB) hanya untuk mengirim pesan ancaman.
"Dia (teman Yama) telepon, 'Bang, nomor nyokap gua di-hack '. Terus dia (pelaku lewat HP ibu teman) minta lu ngapus 12 konten TikTok lu," cerita Yama.
Tak hanya itu, nomor nenek dari anak lelakinya pun ikut diretas dengan pola ancaman yang sama. Kejadian ini menjadi tanda tanya besar mengenai seberapa aman data pribadi di era digital saat ini.
Tak puas hanya mengacak-acak ranah digital, pelaku melancarkan serangan fisik lewat modus orderan fiktif. Puluhan kurir silih berganti menghubungi Yama untuk mengantar barang yang tak pernah ia pesan.
Uniknya, barang-barang tersebut dikirim ke alamat rumah yang tidak ditinggali Yama, namun menggunakan data nama istrinya. Barang yang dikirim pun bikin bulu kuduk berdiri hingga bikin kantong bolong jika benar-benar harus dibayar.
"Saya paling hafal tuh yang pertama, hiasan dinding patung Leak Bali," ungkap Yama.
"Sisanya tuh kayak ada sepeda listrik, terus peralatan dapur. Barang-barang COD yang makin lama nilainya itu semakin besar, jutaan," sambungnya.
Beruntung, para kurir melakukan konfirmasi terlebih dahulu sehingga Yama bisa membatalkan pesanan-pesanan gaib tersebut.
Adapun rangkaian teror yang berlangsung selama 4 hari ini bermula setelah Yama Carlos mengunggah video keresahan sosial pada 24 Desember. Video tersebut berisi kritik satire Yama Carlos terhadap lambannya bantuan bagi korban banjir di Sumatera.
Pelaku mendesak Yama menghapus konten-konten kritisnya di TikTok dengan ancaman teror yang tak henti-henti. Demi keselamatan psikis keluarga dan orang-orang terdekat yang ikut terseret, Yama akhirnya memutuskan menghapus satu konten spesifik.
"Setelah saya bikin video pernyataan bahwa saya kena teror COD, sampai detik ini udah enggak. Lewat hari ke-4 tuh udah nggak ada lagi," tandas bintang film Rambut Kafan tersebut.(*)
| Source | : | Youtube Reyben Entertainment |
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Desy Kurniasari |