Grid.ID - Profil Zainal Arifin Mochtar, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menjadi sorotan publik setelah mengungkap dugaan teror dari orang tidak dikenal. Kasus ini mencuat setelah ia membagikan pengalaman tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (2/1/2026).

Teror itu datang dalam bentuk panggilan telepon dari nomor asing yang mengaku berasal dari Polresta Yogyakarta. Dalam percakapan tersebut, penelepon meminta Zainal Arifin Mochtar segera menghadap dengan membawa KTP disertai ancaman penangkapan.

Unggahan ini langsung memantik perhatian luas karena menyasar akademisi kritis yang dikenal vokal menyuarakan isu hukum dan demokrasi. Peristiwa ini membuat publik kembali menelusuri profil Zainal Arifin Mochtar serta rekam jejak akademik dan aktivismenya.

Profil Zainal Arifin Mochtar

Mengutip Tribun Sumsel, Sabtu (3/1/2026), Zainal Arifin Mochtar lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 8 Desember 1978. Ia merupakan putra dari almarhum KH Mochtar Husein, seorang ulama besar asal tanah Mandar.

Zainal dikenal sebagai akademisi yang menekuni bidang hukum tata negara dan antikorupsi. Ia menyelesaikan pendidikan Strata Satu Ilmu Hukum di Universitas Gadjah Mada pada 2003.

Pendidikan magisternya ditempuh di Northwestern University, Chicago, Amerika Serikat, dengan gelar Master of Law pada 2006. Sementara itu, gelar doktor Ilmu Hukum diraihnya dari UGM pada 2012.

Selain pendidikan formal, profil Zainal Arifin Mochtar juga diwarnai pengalaman akademik internasional. Ia pernah mengikuti Summer School Administrative Law hasil kerja sama UGM dan Maastricht University di Belanda.

Ia juga mengikuti Summer School American Legal System di Georgetown Law School, Washington, Amerika Serikat. Bekal pendidikan ini menguatkan posisinya sebagai salah satu pakar hukum tata negara yang diperhitungkan di Indonesia. Sejak 2014, ia resmi berkarier sebagai dosen di Fakultas Hukum UGM.

Dalam perjalanan kariernya, Zainal Arifin Mochtar aktif terlibat dalam berbagai agenda pemberantasan korupsi. Ia pernah menjadi anggota Tim Task Force Penyusunan Undang-Undang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada 2007.

Ia juga menjabat Direktur Advokasi Pusat Kajian Antikorupsi (PUKAT) FH UGM selama periode 2008–2017. Selain itu, ia pernah menjadi anggota Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar berdasarkan keputusan Menko Polhukam pada 2020. Rekam jejak ini semakin memperkaya profil Zainal Arifin Mochtar sebagai akademisi sekaligus aktivis kebijakan publik.

Baca Juga: Profil Yama Carlos, Aktor yang Kena Teror Usai Bikin Video Satire Penanganan Banjir Sumatera, Ini Jejak Kariernya

Halaman Selanjutnya

Source : Tribun Sumsel,KOMPAS.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna