Grid.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi resmi melarang penanaman kelapa sawit di seluruh wilayah provinsi Jabar. Pelarangan penanaman sawit itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK yang diteken Gubernur Dedi Mulyadi pada (29/12/2025).

Dalam surat itu, ditegaskan bahwa pengembangan komoditas perkebunan harus selaras dengan kondisi dan daya dukung wilayah. Oleh karena itu, tanamab kelapa sawit dinilai tidak sesuai dengan karakteristik lingkungan Jawa Barat yang memiliki keterbatasan lahan.

Apalagi, wilayah itu berfungsi penting sebagai kawasan resapan air dan penyangga ekosistem. Alih-alih sawit, Dedi justru menyarankan penanaman teh, kopi, karet dll.

"Jawa Barat itu kecil, wilayahnya sempit. Sawit butuh lahan luas, enggak cocok. Kita cocoknya teh, karet, kina, kopi," ujar Dedi, dilansir dari Antara, Jumat (2/1/2025).

Dedi juga meminta penggantian alih komoditas dilakukan secara bertahap bagi lahan yang sudah terlanjur ditanami sawit di seluruh provinsi.

"Kalau sudah di luar peruntukan dan bukan habitatnya, ya diganti dengan tanaman lain," tutur Dedi.

Dedi Mulyadi ngotot larang penanaman Sawit di Jabar, pakar Institut Pertanian Bogor (IPB) justru memberi pendapat berbeda.

Dedi Mulyadi ngotot larang penanaman Sawit di Jabar, begini komentar pakar IPB, sebut keputusan sang Gubernur tidak tepat.
Kompas.com
Dedi Mulyadi ngotot larang penanaman Sawit di Jabar, begini komentar pakar IPB, sebut keputusan sang Gubernur tidak tepat.

Melansir Kompas.com, Guru Besar Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan IPB University, Suwardi menilai, kebijakan pelarangan penanaman kelapa sawit di Jawa Barat tidak tepat.

Menurutnya, secara iklim, Jawa Barat cocok untuk ditanami kelapa sawit. Bahkan, provinsi tetangga Jabar, Jawa Tengah dan Jawa Timur punya curah hujan rendah sehingga tidak cocok untuk kelapa sawit.

"Jelas Pak Dedi Mulyadi tidak tepat dalam membuat surat larangan itu (Surat Edaran Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK),(Secara) geografis dan iklim, sebagian Jawa Barat cocok untuk sawit" ucap Suwardi kepada Kompas.com, Jumat (2/12/2025).

Baca Juga: Dedi Mulyadi Beri Klarifikasi Terkait Pajak Kendaraan Jawa Barat 2026, Apakah Akan Naik?

Halaman Selanjutnya

Source : Kompas.com,antara
Penulis : Widy Hastuti Chasanah
Editor : Widy Hastuti Chasanah

Tag Popular

#berita artis hari ini

#harimau

#Ammar Zoni

#paskah

#anak

#pegawai

#Indonesia

#meninggal dunia

#maia estianty

#Lucinta Luna