Grid.ID - Libur akhir tahun selalu menjadi momen yang dinanti para pekerja setelah menjalani rutinitas panjang sepanjang tahun. Waktu beristirahat, berkumpul dengan keluarga, hingga melepas penat menjadi bagian penting dari kesehatan mental.

Namun, memasuki hari kerja pertama setelah libur panjang sering kali memunculkan tantangan baru. Banyak pekerja merasa belum siap menghadapi tumpukan tugas dan ritme kantor yang kembali padat.

Kondisi ini kerap disebut sebagai post-holiday crash. Oleh karena itu, memahami cara beradaptasi kembali ke dunia kerja setelah Tahun Baru 2026 menjadi langkah penting agar produktivitas pulih tanpa stres berlebihan.

Kembali bekerja setelah libur panjang Tahun Baru 2026 memang tidak selalu mudah. Tak sedikit pekerja mengaku kehilangan motivasi dan merasa kewalahan saat harus kembali ke rutinitas awal. Transisi yang terlalu mendadak justru bisa memicu tekanan mental baru.

Para pakar manajemen waktu, produktivitas, hingga psikolog sepakat bahwa kunci utama menghadapi masa pascalibur adalah melakukan penyesuaian secara bertahap. Berikut rangkuman tips dan strategi yang bisa diterapkan agar kembali bekerja setelah Tahun Baru 2026 terasa lebih ringan.

Sadari Tidak Semua Pekerjaan Harus Selesai Sekaligus

Mengutip Kompas.com, Kamis (1/1/2026), pelatih manajemen waktu Anna Dearmon Kornick menekankan pentingnya mengatur ekspektasi sejak awal, bahkan sebelum liburan dimulai. Menurutnya, pesan out of office yang jelas dapat membantu mengurangi tekanan saat kembali bekerja setelah Tahun Baru 2026.

Ia menyarankan agar pekerja memberi informasi kapan benar-benar tidak bisa dihubungi dan kapan orang lain dapat mengharapkan balasan. Dengan ekspektasi yang sudah terbangun, beban psikologis saat membuka kembali email kantor menjadi lebih ringan. Kesadaran bahwa tidak semua tugas harus diselesaikan dalam satu waktu juga membantu memilah prioritas berdasarkan urgensi.

Ambil Waktu Transisi Sebelum Hari Kerja

Bagi sebagian orang, kembali bekerja tepat sehari setelah libur panjang terasa sangat berat. Pamela A. Reed, pelatih manajemen waktu sekaligus penulis buku Unfinished Business, menyarankan mengambil satu hari tambahan sebagai masa transisi.

Hari tersebut bisa digunakan untuk menulis daftar tugas tanpa tekanan dan memilah pekerjaan yang benar-benar mendesak. Cara ini dinilai efektif untuk menata ulang pola pikir sebelum kembali menghadapi ritme kerja setelah Tahun Baru 2026. Dengan pikiran yang lebih tertata, stres di hari pertama kerja dapat ditekan.

Baca Juga: Jelang Tahun Baru 2026, Hotman Paris Sindir Sosok Pemilik Akun yang Hobi Interview Narsum Korban Perselingkuhan

Halaman Selanjutnya
Logo Parapuan
Butuh lebih banyak inspirasi dan berita khusus untuk Puan?
Klik di Sini

Source : Tribunnews.com,KOMPAS.com
Penulis : Mia Della Vita
Editor : Desy Kurniasari

Tag Popular

#berita artis hari ini

#Nathalie Holscher

#imlek

#ngawi

#tahun baru china

#bintang

#Bandung

#meninggal dunia

#Indonesia

#Aurel Hermansyah