Grid.ID - Perkembangan olahraga padel yang semakin pesat membawa konsekuensi baru, termasuk pada perlengkapan yang digunakan pemain. Salah satu isu yang mulai mendapat perhatian serius adalah panas berlebih pada sepatu padel.
Masalah ini diprediksi akan semakin terasa pada tahun 2026 seiring meningkatnya intensitas permainan dan perubahan karakter lapangan. Inovasi teknologi memang terus berkembang, namun tuntutan fisik pemain juga makin tinggi.
Kondisi tersebut membuat sepatu padel tidak lagi sekadar soal grip dan stabilitas. Panas di dalam sepatu kini menjadi faktor krusial yang memengaruhi kenyamanan dan performa pemain.
Tren Teknologi yang Mengubah Sepatu Padel
René Zandbergen, Head of Innovation and Research ASICS Sports, mengungkapkan bahwa perubahan terbesar dalam sepatu padel justru datang dari evolusi lapangan. Permukaan lapangan kini semakin bervariasi, mulai dari yang masih mempertahankan lapisan pasir tipis hingga yang benar-benar tanpa pasir. Variasi ini mengubah kebutuhan grip secara signifikan dan berdampak langsung pada desain sepatu padel.
ASICS merespons kondisi tersebut dengan mengembangkan Sonic Smash FF yang mengadopsi pola herringbone ala tenis, namun dengan orientasi berbeda di tiap area kaki. Desain ini bertujuan menyesuaikan arah traksi yang lebih kompleks dalam padel.
Berbeda dengan sepatu tenis, sepatu padel membutuhkan pola sol multi-arah untuk mendukung putaran dan pivot agresif. Chevron pada sol sepatu padel tidak hanya horizontal, tetapi juga vertikal dan diagonal, terutama di bagian forefoot.
Dikutip dari Padel Magazine, Rabu (31/12/2025), oola ini memang meningkatkan kontrol dan akselerasi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan gesekan internal. Gesekan inilah yang memicu akumulasi panas di dalam sepatu padel. Jika tidak diimbangi teknologi ventilasi yang memadai, kondisi ini bisa menimbulkan ketidaknyamanan hingga risiko cedera ringan.
Perbedaan Gaya Bermain dan Kebutuhan Sepatu
ASICS tidak merancang satu jenis sepatu padel untuk semua pemain. Setiap model dikembangkan berdasarkan profil permainan yang berbeda, mulai dari pemain kontrol hingga pemain eksplosif. Untuk pemain kontrol, sepatu seperti Resolution Padel menekankan stabilitas dengan struktur lebih kaku.
Sebaliknya, pemain cepat dan mobile membutuhkan sepatu padel ringan seperti Sonic Smash FF dengan fleksibilitas tinggi. Perbedaan konstruksi ini juga memengaruhi sirkulasi udara dan manajemen panas di dalam sepatu.
Baca Juga: Bola Padel vs Tenis, Manakah yang Melaju Paling Cepat Saat Dipukul?
| Source | : | Padel Magazine |
| Penulis | : | Mia Della Vita |
| Editor | : | Desy Kurniasari |