Grid.ID - Safa Marwah mendapat hujatan usai dugaan kedekatannya dengan Ridwan Kamil. Bahkan, sang ibunda juga turut merasakan dampak hal tersebut.
Dampak isu miring yang menyeret nama selebgram Safa Marwah ternyata tak main-main. Tidak hanya nama baiknya yang tercoreng di media sosial, kehidupan pribadi dan keluarga Safa Marwah ikut terguncang hebat.
Seperti diketahui, Safa Marwah ramai dituding sebagai wanita inisial 'S' yang memiliki hubungan gelap dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Tuduhan ini bermula dari percakapan Dinar Candy dan Lisa Mariana yang viral di jagat maya.
Safa Marwah mengaku stres menghadapi hujatan netizen yang membanjiri akun media sosialnya. Bahkan, ia membatalkan rencana liburannya ke luar negeri.
"Tadinya aku Desember ini mau ke Rusia, enggak jadi aku pusing, ah di-bully," kata Safa Marwah dalam tayangan langsung Rumpi Trans TV yang Grid.ID kutip, Senin (29/12/2205).
"Udah beli tiket, cancel, enggak jadi biarin aja," lanjutnya pasrah.
Safa memilih untuk menenangkan diri (healing) bersama keluarga daripada memaksakan diri pergi liburan dengan kondisi mental yang terguncang. Namun, kepulangan Safa ke keluarga justru disambut dengan kesedihan lain.
Sang ibunda ternyata ikut terpukul dengan berita miring yang menimpa putri bungsunya itu. Menurut Safa, ibunya sampai menangis karena merasa malu menghadapi pertanyaan dari para tetangga dan kerabat.
"Malu sih, namanya orang tua jaman dulu kan malu Kak Rose. Jadi gosip kayak gitu," tutur Safa.
"Iya nangis, malu sama tetangga ditanya sama teman-temannya," tambahnya.
Isu Safa Marwah menjadi simpanan pejabat rupanya menyebar hingga ke lingkungan tempat tinggal keluarganya di kampung halaman. Ia menceritakan dengan keingintahuan orang-orang di sekitar rumah sang ibu.
Baca Juga: Bantah Naik Moge Pejabat, Safa Marwah Akhirnya Ungkap Sosok Pria yang Ajak Liburan Mewah ke Eropa
Tak hanya meneror lewat pesan WhatsApp, beberapa tetangga bahkan nekat mendatangi rumah ibunda Safa hanya untuk menanyakan kebenaran gosip tersebut.
"Di WhatsApp langsung, ada yang datang ke rumah katanya. Ya, namanya orang kampung kan kepo," jelas Safa.
Melihat putrinya hancur karena isu yang bermula dari lingkungan pertemanan, sang ibu sempat memberikan peringatan keras. Sang ibu meminta Safa untuk tidak lagi berteman dengan pihak-pihak yang menyeret namanya ke dalam masalah ini.
"Mama nanya, 'Kok Lisa begitu ya? Udah jangan berteman lagi,' katanya," ujar Safa menirukan ucapan ibunya.
Kendati demikian, Safa mengaku dirinya hanya bisa pasrah dan berusaha sabar menghadapi fitnah yang menurutnya merugikan ini.
"Dirugikan lah aku. Karena aku begitu enggak, tapi dapet fitnahan, dapet bully-an, dapet hinaan," pungkasnya.(*)
| Source | : | Rumpi Trans TV |
| Penulis | : | Devi Agustiana |
| Editor | : | Desy Kurniasari |