Grid.ID - Kematian anak Maman Politisi PKS kini masih menjadi misteri. MAHM ternyata bukan korban perampokan. Keberadaan ART dan satpam dipertanyakan.
Anak berinisial MAHM (9) tewas mengenaskan di rumah mewah di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, Banten, Selasa (16/12/2025). MAHM merupakan putra dari anggota Dewan Pakar PKS Cilegon, Banten, Maman Suherman.
Misteri kematian anak Maman Politisi PKS ternyata bukan menjadi korban perampokan. Keberadaan ART dan satpam kini dipertanyakan. Peristiwa penusukan menimpa MA, putra Maman Suherman, yang masih berusia 8 tahun.
Saat kejadian berlangsung, anak kedua berinisial D menghubungi Maman melalui telepon dengan suara panik dan meminta pertolongan. Ketika tiba di rumah, Maman Suherman mendapati anaknya sudah tergeletak di lantai dalam kondisi berlumuran darah.
Kapolsek Cilegon, Kompol Firman Hamid, menyampaikan bahwa korban pertama kali ditemukan dalam posisi telungkup.
"Ayah korban mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius, disertai pendarahan hebat," kata Firman, dikutip dari TribunnewsBogor.com.
Maman kemudian segera membawa MA ke Rumah Sakit Bethasaida di Kota Cilegon. Namun, nyawa MA tidak berhasil diselamatkan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Firman, korban diketahui mengalami luka akibat tusukan senjata tajam.
"Dari hasil pemeriksaan awal korban mengalami luka akibat tusukan benda tajam," katanya.
Ia menambahkan, terdapat sekitar 14 luka tusuk di tubuh korban. Sementara itu, Humas DPW PKS Banten, Kusuma Nirmala, menyebut Maman Suherman baru saja dilantik sebagai Dewan Pakar PKS Kota Cilegon.
Kusuma sempat menduga MA menjadi korban tindak perampokan. Menurut penuturannya, rumah tersebut didatangi pelaku yang diduga perampok. Korban yang masih duduk di kelas 4 SD memergoki kejadian itu dan berteriak, sehingga pelaku panik lalu menusuk korban dengan pisau. MA kemudian meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit.
| Source | : | TribunnewsBogor.com,Kompas.com |
| Penulis | : | Fidiah Nuzul Aini |
| Editor | : | Fidiah Nuzul Aini |